Jumat, 05 Juni 2015

Menciptakan Suasana Ruang Lebih Dramatis Lewat Cahaya

Dok. Pribadi
Bagi orang awam, akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri ketika hunian yang di miliki dari luar terlihat begitu indah dan menawan. Padahal keindahan yang sesungguhnya tak hanya di lihat dari luar saja, melainkan dari dalam. Di antara keindahan dari dalam adalah hadirnya pencahayaan yang berfungsi menerangi bangunan itu sendiri. Dalam hal ini, kehadiran pencahayaan itu sendiri juga merupakan hal yang penting dan tak boleh di lupakan.

Ketika berbicara mengenai pencahayaan, maka mau tidak mau kita harus memahami terlebih dahulu seberapa penting pencahayaan yang akan digunakan. Untuk lebih jelasnya bisa anda temukan dalam ulasan saya di artikel sebelumnya yang berjudul "Pentingnya Memahami Kebutuhan Pencahayaan Pada Bangunan".

Setelah memahami hal tersebut, selanjutnya yang perlu diketahui adalah jenis-jenis pencahayaan yang akan digunakan nantinya. Di mana untuk menghadirkan suasana yang ingin di capai, pencahayaan dalam sebuah ruangan harus dirancang dengan cermat dengan memperhatikan berbagai lapisan cahaya. Oleh karena itu, sebaiknya di dalam sebuah ruangan terdapat 3 lapisan cahaya. Adapun 3 lapisan cahaya tersebut antara lain :

Pencahayaan Umum (General Lighting)

General Lighting merupakan pencahayaan dasar yang memiliki fungsi utama untuk menerangi ruang secara keseluruhan. Cahaya yang dihasilkan menyebar serta merata ke seluruh ruangan dan memiliki sifat yang lebih lembut. Biasanya lampu untuk pencahayaan umum di pasang pada langit-langit bangunan, baik yang terdapat di tengah ruang maupun di sepanjang tepian plafond.

Pencahayaan Khusus (Task Lighting)

Task Lighting merupakan jenis pencahayaan yang bila digunakan sebagai penerangan memiliki fungsi-fungsi tertentu di dalam sebuah ruang. Contohnya, lampu gantung di ruang makan yang di pasang untuk menerangi aktivitas yang dilakukan di atas meja makan. Contoh lainnya, lampu tersembunyi yang di pasang di bawah lemari dapur yang berfungsi untuk menerangi kegiatan memasak di dapur. 
 
Pencahayaan Aksen (Accent Lighting)

Seperti namanya, pencahayaan ini memiliki fungsi untuk menonjolkan objek dekoratif yang ada di dalam ruangan, seperti foto di dinding atau lukisan. Sifat dari pencahayaan ini tidak berbeda jauh dari fungsinya, di mana ia memiliki sifat untuk mengangkat kehadiran benda yang ingin di tampilkan. Tak hanya itu saja, sifat pencahayaan jenis ini tergolong lebih kuat. Bahkan bisa lebih kuat 3-5 kali lipat di banding dengan pencahayaan umum.

*   *   *

Jika ketiga pencahayaan ini di terapkan sekaligus ke dalam hunian, maka ruangan pun akan berubah menjadi tampak lebih hidup. Disisi lain, dengan adanya permainan cahaya yang dihadirkan akan membuat tampilan ruangan menjadi lebih dramatis.

Makassar, 5 Juni 2015

25 komentar:

  1. Ribet amat yak? pencahayaan doang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ribet tuh karena merupakan hal baru, lama-lama juga bakalan ngerti dan gak merasa ribet lagi.

      Hapus
  2. Kalau pencahayaan untuk kamar anak itu bagusnya gimana ya mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gunakan pencahayaan umum dan khusus. Yang umum untuk aktivitas biasa dan penambah cahaya saat belajar bahkan bermanfaat sebagai penyeimbang, sehingga mata anak tidak kecapean saat belajar.

      Sedangkan yang khusus untuk aktivitas belajar, tidur (gunakan lampu tidur yang lembut), serta usahakan sang anak sendiri yang memilih bentuk lampu yang di inginkan.

      Untuk lebih lengkapnya nanti akan saya ulas secara khusus mengenai pencahayaan untuk kamar tidur anak.

      Hapus
  3. kalau penempatan cahaya tersebut sebaiknya dimana ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pencahayaan umum bisa di tempatkan di ruang keluarga, ruang tamu, kamar tidur juga bisa.

      Pencahayaan khusus bisa berada di dapur, ruang makan, ruang tidur (lampu belajar dan tidur), taman dan kamar mandi.

      Sedangkan untuk Pencahayaan Aksen sendiri saya kira lebih jelas penjelasannya.

      Hapus
  4. iya klo pandai mengatur pencahayaan ini akan membuat ruangan semakin menarik ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, kurang lebih seperti demikian adanya.

      Hapus
  5. Saya termasuk orang yang takut gelap. jadi lampu di rumah gak ada yang remang remang mas. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba pakai lampu yang menghasilkan cahaya biru Mba Lia Nurmalasari. Lampu dengan cahaya demikian bermanfaat sebagai terapi serta menjadikan suasana jadi lebih rileks. Udah gitu bagus juga buat kesehatan.

      Hapus
  6. ternyata pencahayaan ada banyak. Kalau dikamar kos saya cuma ada pencahayaan umum ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, jenis-jenis pencahayaan memang ada beberapa dan masih banyak yang belum di pahami oleh mereka yang masih awam.

      Hapus
  7. Rumah aku semua ruangan pakek general lighting..s3harusnya terapin yg task sm accent jg yak..biar rmh gk terang benderang n hawanya jd panas bgd...
    Te ef es...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin Mba Inda Chakim mau menerapkannya setelah membaca tulisan ini. Masih bisa diterapkan kok untuk pencahayaan aksen dan pencahayaan khusus, seperti di kamar mandi, ruang makan, teras dan tempat-tempat lain yang di inginkan.

      Hapus
  8. Kayaknya warna cat kamar juga ngaruh, ya. Kamarku warna catnya pink nih (hahaha, iya,serius). Bagusnya lighting kayak gimana yang cocok, ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya benar bangad. Permainan warna dinding juga berpengaruh pada psikologi penghuni bangunan. Untuk lighting, bisa di terapkan ketiganya kalau di rasa di butuhkan.

      Contohnya untuk aktivitas umum seperti ganti pakaian, ini memerlukan pencahayaan umum sebagai penerang yang lebih luas jangkauannya. Sedangkan untuk aktivitas membaca jika suka membaca di dalam kamar bisa menggunakan pencahayaan yang di khususkan buat aktivitas demikian. Udah banyak kok di pasaran yang jual dan lebih baik membeli lampu yang LED.

      Untuk aktivitas tidur, bisa menggunakan lampu tidur atau menggunakan lampu yang menghasilkan cahaya biru yang berguna sebagai terapi dan membuat suasana jadi nyaman plus rileks.

      Hapus
  9. Saya juga dulu berpikir demikian. Baru mulai mengerti ketika masuk bangku kuliah dan ngambil jurusan arsitektur.

    Semoga bermanfaat bro apa yang saya paparkan.
    kasih kembali

    BalasHapus
  10. pencahayaan gitu-gitu penting juga yak. kamar saya sih pencahayaannya yang umum2 aja kayaknya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, pencahayaan juga penting dalam kehidupan sehari-hari. Kebanyakan untuk masyarakat Indonesia menggunakan pencahayaan umum. Hal ini karena pengetahuannya akan pencahayaan masih kurang dan lebih memilih yang praktis.

      Hapus
  11. setuju banget ni. ruang keluarga juga dibuat remang2 biar adem. yang terang cukup ruang tamu aja. hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ruang keluarga bisa di pasang ketiga pencahayaan di atas. Tinggal pintar-pintarnya kita sebagai pemilik bangunan untuk mengaturnya. Tapi kalau gak bisa, bisa konsultasikan pada yang berpengalaman di bidangnya.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...