Senin, 15 Juni 2015

Berkat Mi Kering Tropicana Slim, Begadang Pun Lanjut Terus


Mi Kering Tropicana Slim, Dok. Pribadi
Semenjak di nyatakan lulus dan diterima di salah satu perguruan tinggi swasta di Makassar, hidupku secara perlahan-lahan berubah 180 derajat. Semakin berubah drastis lagi setelah aku mulai mengenal seluk beluk dunia arsitektur dan cara hidup orang di kota. Aku yang awalnya seorang anak kampung yang terkenal akan kekalemanku dan pendiam, secara perlahan-lahan berubah menjadi seorang laki-laki yang mudah bergaul dan cepat beradaptasi dengan berbagai suasana di mana pun berada.

Aku yang dulunya adalah seorang pecinta susu dan teh secara pelan tapi pasti mulai menjadi pecinta kopi. Dari seorang lelaki yang biasanya jam 8 malam sudah tidur dan cepat pulas, kini setelah kuliah di jurusan arsitektur tetap tidur di jam yang sama, lebih tepatnya jam 8 pagi. Seperti yang aku katakan pelan tapi pasti, perubahan tersebut dari hari ke hari semakin nampak terlihat. Bahkan begitu jelas sekali terlihat perbedaannya bila dibandingkan antara masa SMA dan duduk di bangku kuliah. Dari anak yang kalem dan pendiam menjadi anak yang mulai pandai bergaul.

Tak hanya itu saja, gaya hidup dan pola makan pun ikut-ikutan berubah juga. Dari yang suka dan rutin berolahraga menjadi anak yang jarang berolahraga. Dari yang biasanya makan 3-4 kali saat berada dirumah di kampung, kini hanya menjadi 2 kali sehari. Sedangkan sisanya kebanyakan mencoba untuk survive dengan alasan untuk menghemat uang bulanan yang terbilang pas-pasan.

Sepiring Mi Kering Tropicana Slim, Dok. Pribadi

Dari semua perubahan tersebut, ada satu hal yang dari dulu sampai sekarang tetap aku pertahankan walaupun pernah dapat teguran dari dokter. Apalagi kalau bukan kebiasaanku yang suka menyantap mie (hampir semua varian) minimal satu bungkus setiap dua hari. Bahkan kebiasaan tersebut sempat bertahan sampai 4 semester, terlebih lagi kalau sudah masuk tanggal tua. Buat anak kost seperti aku, itu adalah pertanda untuk survive lagi dan mau gak mau salah satu solusinya adalah makan mie lagi. Gak kebayang kan bagaimana isi kepala (otak) nantinya, bisa-bisa ikutan kriting seperti mie yang sering aku makan. Untung saja kebiasaanku makan mie gak membuatku jadi obesitas. Hehehe....

Namun, saat ini kebiasaan tersebut mulai aku ubah. Dari yang dua hari sekali makan mie menjadi seminggu sampai dua minggu sekali baru makan mie lagi. Bahkan aku sempat berpikir dan berkhayal, “Andai saja ada mie yang sehat?”. Tapi apa mau di kata, khayalan tetaplah khayalan dan tak tahu akan kejadian apa gak.

* * *

Pucuk di cinta ulam pun tiba. Sekitar sebulan yang lalu, saat sedang membuka salah akun media sosial yang aku miliki (Facebook), tanpa sengaja aku melihat sebuah iklan yang menarik perhatianku. Iklan tersebut tak lain adalah dari Tropicana Slim, di mana dalam iklan tersebut hadir sebuah produk yang membuatku sempat kaget. Bahkan ketika aku ceritakan kepada temanku, ia juga kaget dan gak percaya akan apa yang aku ceritakan. Karena setahu kami berdua, produk dari Tropicana Slim hanyalah yang bebas gula dan rendah kalori.

Tapi... di satu sisi, aku merasa senang juga. Mengapa? Karena dengan hadirnya produk terbaru tersebut, yakni berupa Mi Kering Tropicana Slim akan menghadirkan warna baru dalam hidupku. Kok bisa! Ya pasti bisa. Sebagai seorang pecinta mie, aku merasa lega dan senang akan kehadiran produk tersebut. Bagaimana tidak senang, aku bisa kembali makan mie dengan sepuasnya tanpa harus takut akan dampak yang selama ini di takutkan oleh semua orang. Terlebih lagi aku orangnya sering bangun tengah malam gara-gara lapar dan dengan adanya Mi Kering Tropicana Slim masalah tersebut bisa teratasi.

Teman Begadang Kerjain Skripsi, Dok. Pribadi

Selain itu, sebagai mahasiswa Arsitektur yang notabene lebih sering begadang sampai pagi, tentu membutuhkan cemilan alias makanan ringan untuk menemaniku saat begadang. Nah... kehadiran Mi Kering Tropicana Slim merupakan angin segar sekaligus solusi yang bisa aku masukan ke dalam daftar cemilan sebagai teman di kala lapar menjelang tengah malam. Sehingga begadang pun bisa tetap lanjut terus tanpa perlu was-was akan kelaparan tengah malam.

Mengapa Harus Mi Kering Tropicana Slim?

Karena Mi KeringTropicana Slim menghadirkan sesuatu yang berbeda dari mie yang dijual pada umumnya. Pasti pada penasaran kan! Bahkan mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih yang membuatnya berbeda? Hehehe... tenang, semuanya akan aku jelaskan kok lewat blog ini. Yuk, simak baik-baik kelebihan dari produk terbaru TropicanaSlim ini!

1.    Lebih Rendah Lemak dan Rendah Kalori
Tropicana Slim Less Fat Noodles tidak melalui proses penggorengan untuk pengeringannya, melainkan melalui proses pemanggangan, oleh karena itu kandungan lemaknya lebih rendah, sehingga lebih rendah kalori. Hal ini bisa dilihat dari air rebusan Mi Kering Tropicana Slim yang terlihat jernih alias gak keruh seperti halnya mi instan pada umumnya.
  
2.    Lebih Rendah Natrium
Menurut data, kandungan rata-rata garam (natrium) pada mi instan biasanya berkisar antara 980 mg hingga 1.500 mg natrium per bungkusnya. Sedangkan menurut PERMENKES No. 30 tahun 2013, konsumsi natrium (yang biasanya berasal dari garam pada produk makanan) lebih dari 2.000 mg berisiko meningkatkan hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Lalu bagaimana dengan Mi Kering Tropicana Slim? Tenang, karena kandungan garam Tropicana Slim Less Fat Noodles lebih rendah daripada mi instan pada umumnya, sehingga cocok di konsumsi oleh anda yang sedang berdiet.

3.    Mengandung 6 Vitamin dan 1 Mineral
Selain rendah lemak dan kalori serta natrium, Mi Kering Tropicana Slim juga mengandung 6 vitamin, yakni Vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, C, D, dan E serta 1 mineral.

4.    Sumber Serat
Tak ketiga kelebihan di atas, ternyata masih ada satu lagi kelebihan yang sangat penting dan dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan. Ya, apalagi kalau bukan serat. Dalam satu kemasan/bungkus Mi Kering Tropicana Slim mengandung 3 gr serat pangan alias serat diet. Sehingga membuat mie ini cocok untuk direkomendasikan bagi siapa saja yang sedang menjalani program diet.

Untuk lebih jelasnya dan sebagai data pelengkap sekaligus pembanding, bisa anda lihat perbandingan antara Mi Kering Tropicana Slim dengan mie instan lainnya dalam tabel di bawah ini.

Tabel Perbandingan Mi Kering Tropicana Slim dengan Mie Instant Lainnya

So... masihkah anda takut dan berpikir panjang untuk mengkonsumsi mie instan lagi? Seharusnya gak jadi masalah dong! Baik buat anda, teman, kerabat atau pun keluarga. Mengapa? Karena sudah ada Mi Kering Tropicana Slim, yang lebih sehat, tetapi tetap nikmat.

Terakhir, terima kasih untuk Tropicana Slim yang telah menghadirkan produk berupa mie sehat yang rendah lemak, rendah kalori, rendah natrium, kaya akan vitamin dan mineral, serta berserat. Sehingga dengan hadirnya produk ini, aku bisa kembali sepuasnya makan mie instan dan begadang pun bisa lanjut terus sampai pagi.

Makassar, 15 Juni 2015

TULISAN INI DI IKUT SERTAKAN DALAM LOMBA BLOG COMPETITION TROPICANA SLIM "MAKAN MI, GAK MASALAH DONG!"

Referensi tambahan :
http://www.tropicanaslim.com
http://www.tropicanaslim.com/tropicana-slim-noodles-saat-makan-mie-instant-gak-jadi-masalah-lagi/
http://www.tropicanaslim.com/tentang-tropicana-slim/pelengkap-masakan/tropicana-slim-low-fat-noodle-ayam-bakar/  

34 komentar:

  1. perubahan memang harus terjadi, ternyata begitu banyak perubahan yang dialami mas, sebelum dan sesudah menjadi mahasiswa. Ternyata menjadi mahasiswa itu memang tidak mudah dan saat ini sedang saya jalani. Saya baru tahu mie kering tropicana slim, sepertinya enak dan sehat, tetapi yang namanya mie instan tetap saja tidak boleh makan banyak-banyak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, lumayan terasa perubahan yang terjadi. Mudah kok, asal semua di jalani dengan senang hati. Mie-nya enak, rasanya berbeda dari mie lainnya.

      Hapus
  2. Ayo olahraganya lebih digiatkan lagii *salah fokus

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah sering olahraga kok 1 tahun terakhir ini. Cuma ada liburnya 1-2 hari tiap minggu. Soalnya gak bagus juga kalau olahraganya full seminggu. Olahraganya juga di kombinasikan, mulai dari sering push up, sit up, pull up, angkat barbel, plus lari pagi dan sore.

      Hapus
  3. kalo begadang gak ngemil itu gak asik ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, serasa ada yang kurang kalau begadang tanpa ngemil.

      Hapus
  4. wah begadang sering kali membuat kelaparan ya mas, saya juga kalau kepepet masak mie sendiri,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kelaparan tingkat tinggi kalau udah begadang dan mie seringkali menjadi solusi kalau lagi malas buat makan makanan lain.

      Hapus
  5. perdana nih saya kemari, salam kenal yua mas, ijin follow blognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Monggo mas, dengan senang hati di terima permintaannya.
      Salam kenal juga.

      Hapus
  6. mantap dah mienya...bener2 anti gemuk ya...jika dibandingkan dgn mie yg lain :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan cuma anti gemuk saja, tapi anti yang lainnya juga. hehehe....

      Hapus
  7. saya nyari mie ini ga dapet2...:(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Carinya harus di Supermarket Mbak Kania. Kalau di warung biasa gak bakalan ada, soalnya harganya di atas 5000 perbungkus.

      Hapus
  8. Belum pernah nyobain, tapi tetep jangan sering2 begadangnya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah resiko Mbak Irma jadi anak Teknik Arsitektur. Semua tugas masih di kerja manual, apalagi yang berhubungan gambar dan lab. Kalau di dunia kerja, pasti begadang juga kalau sudah masuk musim tender dan ngawas di lapangan yang biasanya kadang lembur sampai dini hari.

      Hapus
  9. Sama kayak temenku anak arsitek, kalau begadang bekalnya emmie...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... begitulah anak teknik. Tapi saya masih tetap bawa bekal lain juga kok, seperti biskuit, susu, dan makanan ringan lainnya yang aku sukai.

      Hapus
  10. air bekas masak mienya jernih, gak kek bekas ngerebus mie lainnya, tapi aku kurang sukaaaa..hihii sukses yaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, bekas rebusan mienya jernih. Aku aja kaget juga pas liatnya, kok gak seperti rebusan mie biasanya yang sering aku konsumsi. Gak doyan ya Mbak Astin sama mienya.

      Makasih untuk do'anya.
      Amiin...

      Hapus
  11. Begadang sembari nge-mie? mantep banget ini mas. Tapiiii... klo buat cewek bikin parno deh, soalnya bukan mie aja ntar yg disantap. Mie plus telor... jadinya malah kolesterol hihiiii.... Sukses untuk dunia arsiteknya yaaaa....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... setuju, mantapnya double. Tinggal di sesuaikan dengan selera saja kalau di rasa kurang Mbak. Sesekali aja biar gak terlalu kena kolesterol.

      Makasih untuk do'anya.
      Amiiin...

      Hapus
  12. Baru tau skrg Tropicana slim ada mie-nya juga..


    Salam
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama. Aku juga baru tahunya sebulan yang lalu. Awalnya kaget, tapi setelah saya telusuri, ternyata memang benar ada mie-nya.

      Salam.

      Hapus
  13. ngomongin mie, jadi kepikiran nih aku kok baru dengar nama prosuk ini? rasanya gimana yah? sebagai anak kost nyobain mie rasa baru sudah wajib
    mie mie hidup tanpa mie hambar *dilema anak kost*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, mie ini memang produk baru dan belum lama di keluarin sama Tropicana Slim.

      Asal bukan dilema mendekati tanggal tua, hahahahaha...

      Hapus
  14. Dan saya suka mie ini...bikin bebas makan, kan bisa sekalian diet.

    BalasHapus
  15. Semoga menang ya. Btw, gue suka mie.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin... Semoga saja.

      Ternyata mie merupakan makanan yang paling banyak di sukai orang ya, tidak terkecuali mas sendiri.

      Hapus
  16. aku penggemar mie nih,, pengen coba, biar makan mie tapi gak nambah bb hahah :D tapi kayanya di kampungku belum ada yang jual deh :|

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru Supermarket dan pusat perbelanjaan yang jual mie Tropicana Slim. Kalau di warung, sepertinya jarang yang jual mie ini soalnya harganya di atas 5000.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...