Senin, 27 Desember 2021

7 Tips Renovasi Dapur Agar Terlihat Sempurna

Dapur Sederhana, sumber : Dekoruma

Merenovasi dapur seringkali menjadi hal yang memusingkan jika tidak direncanakan dengan baik, cermat dan tepat. Semakin pusing lagi ketika bingung dan tidak tahu harus mulai dari mana dulu.

Tapi tidak perlu panik, karena serumit apapun masalah yang dihadapi pasti ada jalan keluarnya. Kamu hanya perlu memetakan langkah demi Langkah masalah tersebut, termasuk dalam mewujudkan dapur yang kamu idam-idamkan.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu capek-capek memikirkan cara terbaik untuk merenovasi dapur. Karena lewat delapan langkah sederhana berikut ini dapur impian kamu bisa jadi kenyataan. Di sisi lain sekaligus bisa mengatur sesuai anggaran yang sudah disiapkan.

Rencanakan Dengan Cermat

Tentunya sebelum proses renovasi dimulai, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah harus punya ide atau gagasan yang jelas mengenai dapur impianmu. Artinya disini harus punya konsep yang matang tentang dapur yang kamu inginkan.

Biasanya, konsep dapur yang di impikan tidak jauh-jauh dari gaya hidup dan kebutuhan keluarga.

Setelah konsep sudah jelas dan matang, selanjutnya yang akan dilakukan adalah dengan membuat daftar persyaratan yang ingin dihadirkan ke dalam dapur impianmu. Misalnya mulai dari aspek-aspek yang menjadi tujuan utama kamu menggunakan dapur, seperti memasak, untuk berkreasi, hingga menjamu tamu.

Aspek lainnya bisa juga karena membutuhkan ruang yang lebih luas, menggabungkannya dengan ruang makan dan lain sebagainya yang menurut kamu perlu ada di dapur.

Ketika ide, gagasan atau konsep yang kamu buat benar-benar sudah matang dan minim perubahan, langkah terakhir menyusun anggaran agar saat pengerjaan hal-hal yang tidak di inginkan bisa di minimalisir.

Memaksimalkan Ruang


Jika kamu berencana untuk merenovasi dapur secara keseluruhan, jangan lupa untuk memikirkan lokasi yang tepat. Maksudnya adalah memanfaatkan momen renovasi tersebut untuk memindahkan dapurmu ke tempat yang lebih cocok. Misalnya, dapur dibuat lebih dekat dengan ruang makan.

Lalu bagaimana jika tempatnya tetap sama seperti sebelumnya? Maka kamu harus siap mengorbankan ruang lainnya. Karena kamu pasti akan membutuhkan ruang yang lebih luas lagi dari sebelumnya.

Jika yang terjadi demikian, ada banyak cara untuk mensiasatinya. Misalnya menggunakan pintu lipat, pintu geser, atau mengubah pintu terbuka keluar. Sehingga secara tidak langsung kamu bisa menghemat ruang dapur.

Atur Tata Letak Dapur

Contoh Dapur Bentuk U

Mengatur tata letak dapur bisa menjadi solusi untuk mendapatkan ruang yang lebih, bermanfaat juga untuk mengatur perabotan dan peralatan dapur.

Contoh, kamu menginginkan dapur berbentuk U. Dengan bentuk ini, ruang gerak kamu menjadi praktis baik dalam hal memasak, mengurangi jarak tempuh dari sudut ke sudut, dan juga menjaga area kerja dari jalur masuk dan keluar.

Atau kamu ingin mencoba dapur berbentuk L. Bentuk ini sangat ideal untuk menempatkan dua dinding yang berdekatan, juga cocok untuk menghadirkan ruang makan yang berdekatan dengan dapur. Selain itu, memungkinkn juga untuk memanfaatkan ruang kecil dengan sebaik-baiknya.

Untuk mendapatkan tata letak dapur yang tepat harus didasarkan pada prinsip segitiga kerja dapur. Kulkas ditempatkan di salah satu sudut, westafel ditengah, sedangkan area memasak di sudut lainnya. Agar bisa bekerja dengan nyaman, masing-masing area sebaiknya diberi jarak sekitar 115-200 cm.

Jangan lupa juga untuk mengatur tata letaknya selogis mungkin. Misalnya menempatkan pantry berdekatan dengan kulkas, produk pembersih di simpan lemari bawah westafel, dan lain sabagainya.

Hindari Kesalahan


Menempatkan area memasak tepat dibawah jendela merupakan hal yang harus dihindari. Karena api kompor gas bisa padam gegara angin, juga akan menjadi penghalang saat memasang alat penghisap dapur atau cooker hood.

Bila kamu memutuskan untuk meletakkan westafel dibawah jendela, jangan lupa untuk memastikan posisi kran tidak menjadi penghalang saat akan membuka jendela.

Westafel dan area memasak boleh berada di jarak yang berdekatan, namun posisinya jangan bersebelahan. Dan yang tidak kalah penting, ketinggian meja dapur harus berada pada ketinggian yang nyaman. Idealnya, meja dapur berada pada ketingian 85 cm.

Pastikan westafel berada pada tempat yang dekat dengan saluran pembuangan untuk memastikan kemiringannya berada pada gradien yang tepat.

Pilih Peralatan Tepat


Saat akan merenovasi dapur, pastikan kamu memilih peralatan mana yang dibutuhkan. Hal ini sangat penting sebelum kamu memutuskan untuk memilih furniture yang akan dipasang di dapurmu.

Pertimbangkan untuk memanfaatkan teknologi terbaru, seperti mempertimbangkan cooker hood bertenaga tinggi.

Namun demikian, secara estetika jangan sampai terlewatkan. Misalnya saat kamu memilih konsep modern, maka peralatan stainless steel bisa jadi pilihan yang tepat.

Meja Dapur Praktis


Bagi kamu yang suka melakukan banyak hal saat memasak di dapur, ada baiknya mempertimbangkan meja dapur praktis untuk digunakan. Pastikan untuk memilih meja dapur yang terbaik, berkualitas dan tahan terhadap perubahan suhu, goresan, noda, serta panas api.

Di antaranya kamu bisa memilih meja yang menggunakan granit atau marmer. Keduanya memiliki ketahanan yang baik, di sisi lain terlihat klasik dan lebih menonjol. Namun, jangan sampai salah memilih meja granit atau marmer, karena ada beberapa type yang cenderung menyerap minyak. Dengan kata lain ada juga marmer atau granite yang berpori.

Pilih Perlengkapan Baru

Peralatan Dapur, sumber : shutterstock/Gaf_Lila

Tidak ada salahnya untuk memasukkan perlengkapan baru ke dalam daftar persyaratan renovasi dapurmu. Apalagi jika perlengkapan sebelumnya sudah memiliki usia yang lumayan lama, sudah lebih 10 tahun misalnya. Maka sudah saatnya untuk digantikan dengan baru dan moment saat renovasi menjadi waktu yang tepat untuk menggantikannya.

Contohnya, mulai memikirkan berapa banyak soket dinding yang kamu butuhkan. Ukurannya lebih bagus yang besar atau kecil dan lain sebagainya.

2 komentar:

  1. Uwaaaah baca ini makin semangat nabung buat renovasi dapur 😄. Udah pengeeeen banget ngerenovasi dapur mas, tapi memang masih ngumpulin budgetnya dulu biar ga keteteran. Sebaiknya memang pake yg ahli buat ngedesign sih yaaa biar ga salah layout. Walo memang JD lebih mahal, tapi kan hasilnya puas juga

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya biaya desain nggak selamanya mahal, yang penting saat nawar ke ahlinya (arsitek atau semacamnya) jangan kebangatan.

      Arsitek juga bisa menyesuaikan kok mengenai masalah harga, masih bisa memberikan harga yang tidak memberatkan owner. Dan juga biaya tergantung kerumitan desain sesuai permintaan owner.

      Sukses ya buat rencananya, semangat nabungnya biar mimpinya tercapai.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...