Selasa, 09 Juni 2015

Tips Memilih dan Merancang Pencahayaan Untuk Kamar Tidur Anak

Kamar Tidur Anak (Ilustrasi)

Di dalam kamar tidur anak, banyak kegiatan yang dilakukan. Tak hanya aktivitas tidur, anak juga akan menghabiskan waktunya untuk belajar dan bermain di kamarnya. Melihat kondisi yang demikian, maka di perlukan pencahayaan untuk mendukung semua aktivitasnya tersebut. Oleh karena itu, pencahayaan dalam kamar anak perlu direncanakan dengan sebaik mungkin.

Untuk sekadar diketahui, cahaya dapat mempengaruhi tampilan warna dalam kamar. Sedangkan warna dapat mendorong anak untuk mengembangkan imajinasi yang dimilikinya. Dengan pencahayaan yang tepat, secara tidak langsung akan membantu tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, dapat membuat anak betah berada di kamarnya. Hal ini dikarenakan perpaduan cahaya dan warna menghadirkan suasana yang menyenangkan di dalam ruangan. Sedangkan untuk mencapai hal tersebut, yang perlu dilakukan adalah dengan memainkan pencahayaan dan menghadirkan fitur lampu yang bentuknya menarik, sehingga akan membuat suasana ruangan tidak membosankan.

Namun sebelum masuk lebih jauh, alangkah baiknya untuk memperhatikan langkah-langkah sekaligus tips berikut ini :
  • Ajak anak saat akan membeli lampu dan biarkan ia memilih sendiri bentuk lampu yang akan dipasang di kamar tidurnya. Hal ini di maksudkan agar sang anak merasa memiliki barang-barang tersebut.
  • Pilih rumah lampu yang aman bagi anak. Misalnya yang terbuat dari cat yang tidak mengandung racun atau terdiri dari bagian-bagian kecil yang mudah lepas.
  • Bisa juga dengan memasang stiker glow in the dark berbentuk atau planet-planet pada plafon kamar anak. Sehingga saat tidur dan lampu kamar dipadamkan, pendarnya msih tersisa dan membuat bintang tampak bercahaya.
  • Gunakan juga lampu gantung pada kamar anak, terutama pada meja yang selalu ia gunakan untuk bermain dan belajar. Namun jangan lupa untuk memastikan ketinggian lampu yang dipasang tidak terjangkau oleh anak, sekalipun saat ia naik ke atas kursi atau meja.
  • Pasang lampu tidur yang bercahaya lembut agar anak tidur dengan nyenyak. Sehingga ketika anda ingin mengecek keadaan anak, tidak perlu lagi menyalakan lampu lain yang berpotensi mengganggu tidurnya.
  • Jangan lupa untuk mengajari anak bagaimana menyalakan dan mematikan lampu kamarnya. Tujuannya agar anak menjadi mandiri dan bisa mematikan atau menyalakan sendiri lampu kamarnya tanpa harus memanggil anda terlebih dahulu. Untuk yang satu ini, pasanglah saklar lampu yang terjangkau oleh anak.

Kurang lebih seperti itulah tips memilih sekaligus merancang pencahayaan untuk kamar tidur anak. Selanjutnya saya kembalikan pada anda semua.

Makassar, 9 Juni 2015

17 komentar:

  1. bermanfaat skali mas artikelnyaa:) makasih yaa:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih untuk apresiasinya dan sama-sama.

      Hapus
  2. Mantep mas tipsnya, bermanfaat bagi saya.

    Kebetulan anak saya suka sama lampu, yang suka muter2 ituloh, ada gambar bintang dan bulan...dan kalau meja belajar sukanya dari hello kitty. Itu berarti aman buat anak ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah Mba kalau tipsnya bermanfaat.

      Aman kok mba, kan anaknya pasti ditemanin kalau mau beli meja dan pasti bakalan di cek dulu barangnya bagus apa gak.

      Hapus
  3. rumah saya RSSSSS nih pak, jadi ngatur cahayanya gimana ya? hehehe paling saya beli lampu tidur aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Model rumah lama ya Mba Lidya. Coba gunakan pencahayaan khusus saja seperti lampu tidur misalnya.

      Hapus
  4. Terima kasih bagi tipsnya mas. Sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mbak Susi Susindra. Semoga bisa dipraktekkan nanti.

      Hapus
  5. Terima kasih bagi tipsnya mas. Sangat bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... double nih, kirim ketiga kalinya bisa dapat tempat lampu cantik nih.

      Hapus
  6. aku dulu suka pasang stiker glow in the dark di kamarku, tapi pasang di dinding bukan di plafon, gak nyampe soalnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Ya udah yang di mampu aja Mba.

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...