Senin, 02 Maret 2015

Menulis Bisa Membuat Bahagia

Menulis bisa membuat bahagia

Kebahagiaan adalah suatu hal yang semua orang dambakan. Ke mana pun dan di mana pun berada, pasti setiap orang yang kita temui menginginkan hidup bahagia. Kebahagiaan merupakan salah satu yang dijadikan tujuan hidup semua seseorang, tanpa memandang profesi yang dimiliki. Entah itu berprofesi sebagai guru, dokter, konsultan, kontraktor, penyanyi dan lain sebagainya. Bahkan sampai yang aktif dalam dunia tulis menulis, misalnya seorang blogger.

Loh.... Apa hubungannya seorang blogger dengan kebahagiaan? Tentu ada, meskipun profesi sebagai blogger dilakukan ketika memiliki waktu kosong biar pun itu hanya sesaat. Setuju gak!

Sebagai seorang blogger, kebahagiaan itu akan muncul dengan sendirinya saat tulisan di akun blog ada yang membacanya. Dan akan bertambah bahagia lagi ketika tulisan yang di posting semakin meningkat pengunjungnya, apalagi sampai ada yang memberikan komentar, kritik, dan saran. Bahagianya tuh! gak ketulungan. hehehe...

Entah bagaimana dengan teman-teman blogger lainnya, namun bagi saya rasanya kurang lebih demikian. Perasaan itu akan selalu muncul dan muncul lagi setiap kali melihat adanya peningkatan pengunjung dalam blog. Rasa bahagia itu akan semakin lengkap lagi jika apa yang kita tulis dapat memberikan manfaat bagi khalayak yang mengunjungi blog yang kita miliki.

Menurut saya, kebahagiaan itu tidak harus di peroleh melalui materi saja atau melakukan hal besar dahulu. Bagiku, memulai dari hal-hal kecil pun bisa membuat kita bahagia, baik itu dari kebiasaan kita, sekadar mengikuti hobi atau kesenangan (dalam hal positif ya....) seperti menulis lewat blog, status di media sosial, menulis kegiatan sehari-hari dalam sebuah buku diary, dan lain sebagainya.

Selain itu, kita juga perlu mengubah pola pikir dan persepsi dalam mengejar kebahagiaan, sebab semakin dikejar maka kebahagiaan akan semakin jauh.

Makassar, 2 Maret 2015

24 komentar:

  1. Saya sangat senang sekali bila orang mengunjungi blog saya, membacanya lalu meninggalkan komentar. Rasanya gimanaaaa gitu. Makanya mulai sekarang saya usahakan membalas komentar di blog.

    salam,
    http://alrisblog.wordpress.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, saking bahagianya kadang susah untuk di ungkapkan.

      Hapus
  2. ya bener saya juga bahagia kalau ada yang mampir terus komen ke blog saya yang isinya kebanyakan curhat :D

    makanya sekarang rajin ngasih komen di blog orang lain, soalnya saya juga ngerasain gimana senengnya postingan di kasih komen :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bangad. Kalau udah yang ngasih komen jadinya buat kita senang.

      Hapus
  3. Nggak cuma di blog, nulis dimanapun (koran, majalah, sosial media dll) buat saya juga memberi kebahagiaan tersendiri. Apalagi jika ada yg say hello dan bilang kalau tulisan kita menginspirasinya, bahagia tak terkira rasanya. Begitu juga dgn tulisan-tulisan di blog, senang sekali kalau ada yg berkunjung dan berkomentar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, di media lain pun pasti bakalan senang kalau ada yang memberikan aplaus demikian. Salam

      Hapus
    2. sepakat dengan mbak diah siregar.. kebahagiaan akan meningkat jika ada yg mengatakan tulisan kita telah menginspirasi orang lain. salam

      Hapus
    3. Benar, bagi seorang penulis seperti blogger mendapatkan apresiasi merupakan suatu hal yang sangat berharga.

      Terima kasih dan Salam.

      Hapus
  4. memang bahagia itu sederhana , aktivitas apapun kalau kita lakukan dengan keikhlasan selalu membuat bahagia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar sekali. Bahagia sebenarnya sederhana dan kembali pada keikhlasan kita saat melakukan suatu pekerjaan.

      Salam

      Hapus
  5. selain itu menghindari kram otak karena ide yang mengendap...:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepakat, dengan menulis ide yang terpendam dalam kepala bisa di keluarkan menjadi sebuah karya yang bisa bermanfaat bagi orang lain.

      Hapus
  6. iya betul, rasanya seneng banget kalo ada yang mengunjungi dan membaca blogku, bahkan tambah seneng kalo isi artikelnya bisa memberi manfaat bagi yang membaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju. Setidak dengan menulis kita masih bisa berbagi kepada sesama.

      Salam

      Hapus
  7. Kbahagiaan seorang blogger itu salah satunya ketika tulisannya di baca dan di apresiasi. Ayok semua jadi pngunjun yg aktif ya hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe.... tidak salah lagi. Siap selalu untuk menjadi pengunjung aktif.

      Hapus
  8. Setuju, nih!
    Aku update blog, 1 postingan jadi aja udah bahagia. Hahha!
    Apalagi kalau banyak yg komentari, ya, kan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar, bisa posting tulisan aja udah senang bangad. Di tambah ada yang ngasih komen, bahagianya tuh... kaya naik ke langit ke tujuh.

      Hapus
  9. setuju..apalagi kalau yg ditulis hal2 yg bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, dengan menulis kita bisa berbagi kepada sesama. Tentu saja yang dibagi adalah hal-hal yang bermanfaat. Ketika tulisan kita terserap dan memberi manfaat, itulah salah satu kebahagiaan yang tidak bisa kita dapatkan melalui materi.

      Hapus
  10. Bener sekali bagi yang doyan nulis itu merupakan kebahagiaan yang harus mereka jalanan, tp sebagian orang memandang hal yang berbeda dan tampak dari luarnya saja mereka enggan untuk melakukan ya. Jika tau menulis adalah suatu hal untuk mengasah otak dan kepekaan maka semua orang akan terlihat bijak dalam memandang apapun. Kunjungi blog saya guys. Turungurun.blogspot.co.id. Di tunggu komentar dan sarannya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sayang sekali nggak banyak yang tahu begitu nikmatnya jika punya hobi menulis. Saya setuju dengan apa yang mas katakan bahwa menulis juga sebagai bentuk mengasah otak.

      Hapus
  11. Maaf Mas sebelumnya, ada beberapa ketidakpasan penulisan dalam kalimat berikut :
    1. "Setuju gak!", tanda yang digunakan sebaiknya adalah tanda tanya, bukan tanda seru. Kalau seperti itu sama aja Mas Timur membentak pembaca. Hehe.

    2. "di posting", seharusnya diposting. Atau kalau kata posting masih dianggap sebagai kata dalam bahasa Inggir, maka penulisannya di-posting (posting dicetak miring).

    3. "Bahagianya tuh!" penjelasan kurang lebih sama. Namun dalam kalimat tersebut bisa diganti dengan tanda baca koma.

    4. Kata "diary" belum diserap menjadi bahasa Indonesia. Sebaiknya dicetak miring karena merupakan bahasa asing.

    Demikian koreksi dari saya, semoga berkenan. Mari kita sama-sama belajar melestarikan bahasa Indonesia sambil ngeblog. Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih untuk masukannya. Akan saya perbaiki kesalahan -kesalahan yang di maksud.

      Jangan bosan untuk memberikan saran dan kritiknya. Terlebih lagi saya masih pemula dalam dunia menulis, termasuk blog.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...