Senin, 27 Juli 2015

Bukti Nyata Bahwa Jin Itu Lebih Bodoh Daripada Manusia

Ilustrasi
Allah menciptakan alam semesta ini bukan hanya makhluk-makhluk yang terbuat dari materi. Melainkan, Allah pun menciptakan makhluk yang tak dapat dilihat oleh manusia, yakni makhluk non materi. Sehingga, antara materi dan non materi itu seharusnya tidak dapat bersatu. Tapi, mengapa banyak manusia yang bersekutu dengan jin?

Sebenarnya jin itu tidak bisa menampakkan diri pada manusia. Kalau pun ia menampakkan diri, mungkin akan berupa wujud lain, bukan wujud aslinya. Orang yang bersekutu dengan jin itu, tidak mengetahui bahwa ternyata jin itu lebih bodoh daripada dirinya. Tak percaya? Ini bukti konkret atau nyatanya.

Jin hanya akan mengganggu manusia dengan cara yang sederhana. Misalnya, menggerakkan horden, mengalirkan air, menjatuhkan barang, dan lain sebagainya. Itu semua merupakan perbuatan jin untuk menakut-nakuti manusia. Dan biasanya manusia sendiri pun ketika tahu ada hal yang ganjil, langsung merasa dirinya tidak aman. Padahal, jin itu hanya iseng saja, yakni hanya untuk melihat ketakutan manusia, hingga dia merasa puas bahwa ternyata manusia itu makhluk yang penakut.

Mengapa jin itu bodoh? Karena ia hanya mampu menakut-nakuti manusia dengan cara yang sederhana. Sedangkan manusia, ia bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa. Dan akan lebih ditakuti oleh makhluk lainnya. Salah satunya bom. Apakah jin bisa membuat itu?

Coba bayangkan, jika jin bisa membuat bom, tentu hancurlah seluruh dunia ini. Apalagi jumlah mereka itu lebih banyak daripada manusia. Apalagi salah satu dari golongan mereka ada yang sangat membenci manusia.

Maka, jika memang ada orang yang masih bersekutu dengan jin, ia dapat dikatakan sebagai orang yang rendah. Mengapa demikian? Ia merasa takut dalam hadapi dunia ini, hingga ia merasa jinlah yang memiliki kekuatan terbesar hingga mampu membantu dirinya. Dengan kata lain, ia mengakui bahwa jinlah yang lebih kuat daripada dirinya. Orang yang bersekutu dengan jin juga termasuk orang yang penakut. Ia tidak akan berani menentang perintah dari jin. Sehingga, apa pun yang dipinta oleh jin itu pasti dilakukannya.

Padahal, jika kita mempelajari diri kita sendiri, maka kita akan mengetahui bahwa derajat tertinggi itu ada di tangan kita, bukan jin. Oleh sebab itu, seharusnya kita dapat menaklukan mereka, bukan kita yang ditaklukan oleh mereka. Jin akan takut ketika kita berani, dan jin akan berani ketika kita takut. Karena jin dan manusia punya elektromagnetik. 

Makassar, 27 Juli 2015

Sumber Informasi :
www.islampos.com dengan narasumber Asep Supriyadi, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) DR KHEZ Muttaqien Purwakarta

16 komentar:

  1. Jadi harusnya gak boleh takut ya? Kadang-kadang bikin parno kalo lagi sendirian terus ada suara-suara aneh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seharusnya begitu. Yah, begitulah kerjaan Jin dan Syaitan saat melihat seseorang sendirian di rumah misalnya.

      Hapus
  2. Diri kita sendiri yang membuatnya takut ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terkadang begitu yang terjadi, menakuti diri sendiri (parno sendiri).

      Hapus
  3. Kadang kalau lagi sendirian di rumah suka heran ada benda yang jatuh. Saya pura-pura cuek aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sering bangad tuh kejadian yang seperti itu. Selalu saja ada yang buat kaget.

      Hapus
  4. Saya juga pernah ngalamin. Ada sesuatu yang jatuh di rumah. Saya cuekin aja pura-pura masa bodoh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, benar. Cuek adalah salah satu cara yang tepat untuk mengatasi hal demikian.

      Hapus
  5. oh jadi kayak gitu yaaa, seharusnya kita yang gaa boleh takut, tapi kita yang harusnya nakut-nakutin jin :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kurang lebih demikian, tapi kebanyakan orang malah menakut-nakuti dirinya sendiri.

      Hapus
  6. aku jug akadang takut....tiba2 kayak ad ayang deket kayak...hiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehe... Begitulah JIN mencoba menakut-nakuti manusia.

      Hapus
  7. Smg kita termasuk orang-orang yg diberi kekuatan dan keberanian. Amiiin....

    BalasHapus
  8. haha :D terkadang orang takut dengan hal itu, tapi sebenernya juga kadang saya suka takut sii kalau selalu ada yang tiba-tiba :D hihihi

    yaa begitulah manusia, suka gaa sadar kalau dia udah dibodohi sama hal yang seperti itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... semua kembali pada diri setiap pribadi bagaimana dalam menyikapi keadaan ketika sedang sendirian.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...