Jumat, 29 Juli 2016

Tujuh Kesalahan Saat Membeli Furniture Rumah

Furniture Rumah
Furniture and Home Decor
Bisa mewujudkan impian membangun atau membeli rumah idaman merupakan pencapaian yang lumayan membanggakan bagi setiap individu. Namun apalah artinya memiliki sebuah rumah yang besar dan indah ketika di lihat dari luar, tapi saat masuk ke dalam nggak ada perabotan atau satupun furniture yang menghiasinya.

Ibarat seorang lelaki, nggak sempurna kalau tidak ada pasangannya. Percuma tiap hari pamerin cewe cantik dan sexy, tapi giliran di suruh bawa orangnya malah 1001 alasan yang muncul. Nggak asyik bangad men! Yang ada malah kaya lagunya Cita Citata, sakitnya tuh disini ketika dibilangin sama orang lain, ternyata selama ini cuma omong doank.

Sebesar apapun rumah yang kamu miliki kalau belum ada furniture di dalamnya, dijamin pasti akan membuatku jadi tidak tenang. Apalagi kalau kamu habis berkunjung ke rumah teman dan di dalam rumahnya telah di hiasi berbagai furniture cantik serta indah di pandang. Pasti perasaanmu bakal semakin menjadi-jadi bahkan mungkin melebihi arwah penasaran yang sedang gentayangan. Sehingga mau tidak mau membuatmu berpikir keras untuk secepatnya memperindah hunianmu.

Dan tak ada cara lain selain mulai belanja berbagai furniture yang kamu idam-idamkan. Mengingat yang namanya belanja merupakan salah satu aktifitas yang menyenangkan, termasuk belanja perlengkapan untuk mendekorasi rumah, sebaiknya kamu nggak kalap mata. Apalagi melakukannya karena nggak mau kalah sama orang lain alias mengikuti emosi plus nafsu semata.

Belanja perlengkapan untuk dekorasi rumah pun harus hati-hati dan cermat. Lah, memangnya kenapa? Duit-duit sendiri juga dan punya rumah juga bukan kamu. Semua itu memang benar adanya dan nggak akan ada yang menyalahkan. Namun terkadang ketika orang belanja perabotan untuk rumah, tidak sadar melakukan kesalahan-kesalahan yang berujung pada penyesalan.

Makanya tetap harus cermat dalam melakukannya. Nggak mau kan salah dalam membeli funiture untuk rumah kamu dan menyesal nantinya. Dibawah ini ada beberapa dan juga tips yang perlu kamu perhatikan saat akan berbelanja perlengkapan untuk dekorasi rumah. Di simak baik-baik ya.

Membeli Kursi Atau Sofa Tanpa Mendudukinya

Ketika kamu terpikat pada sebuah sofa atau kursi santai, jangan lupa untuk memastikan apakah sofa atau kursi tersebut memang nyaman untuk diduduki atau tidak. Sangatlah penting kamu mengetes terlebih dahulu pada sofa atau kursi yang ingin kamu beli, terutama jika kamu berencana akan sering menggunakannya.

Sayang kan kalau sofa atau kursi yang kamu beli hanya mampu bertahan dua sampai tiga bulan saja. Bisa-bisa bangkrut kalau setiap dua atau tiga bulan harus beli yang baru lagi.

Tidak Mencoba Warna Cat dan Kain Pada Ruangan

Saat kamu akan membeli kain dan cat dari sebuah toko, bawalah salah satu contohnya terlebih dahulu untuk dicocokkan pada ruangan yang akan kamu dekorasi. Ini merupakan cara agar kamu dapat melihat bagaimana tampilan warna baru pada rumahmu, cocok atau tidak. Karena membeli cat sekaligus dalam jumlah besar akan merugikan kamu, bila hasilnya tidak sesuai dengan keinginan.

Membeli Semua Barang di Toko Yang Sama

Meskipun menjadi mudah dan efisien, membeli semua kebutuhan di toko yang sama akan membuat rumahmu seperti katalog. Lebih baik jika mencari perlatan yang kamu butuhkan di toko yang berbeda, mulai dari toko yang kecil sampai ke yang besar. Cara ini selain menambah pilihanmu, juga mengombinasi penampilan personal rumahmu.

Atau nggak cobalah untuk melakukan survey dulu sebelum membeli barang yang kamu inginkan. Karena setahu saya, setiap toko harga menawarkan harga yang berbeda meski barangnya sama. Ada yang kadang lebih murah, tapi tak jarang juga menjual dengan harga mahal. Itu pengalaman saya ketika menjadi kontraktor kecil-kecilan.

Membiarkan Penjual Memengaruhi

Desain dan dekorasi adalah hal yang personal. Jadi, meskipun beberapa barang sedang dalam diskon dan penjual mengatakan bahwa barang tersebut merupakan barang yang sedang tren, kamu jangan membelinya kalau kamu memang tak membutuhkannya.

Jika kamu merasa dipaksa untuk membeli barang yang kamu tidak suka atau tidak cocok dengan rumahmu, mundurlah perlahan-lahan dan mulai mencari barang lain. Karena urusan dekorasi rumah berbeda jauh dengan belanja kebutuhan lainnya. Apa yang direkomendasikan oleh perencana atau Arsitek sudah pasti dipikirkan baik buruknya dan manfaatnya untuk jangka panjang.

Membeli Semua Barang Dalam Satu Hari

Mendekorasi satu ruangan lengkap dengan barang-barang di dalamnya, akan sulit mendapatkan suasana yang di inginkan jika dalam satu waktu. Tidak ada salahnya untuk bersabar jika memang belum mendapatkan barang yang cocok untuk ruanganmu. Karena, jika kamu paksakan juga, maka hasilnya tidak akan memuaskan.

Nggak percaya, coba saja kamu tes pada salah satu ruangan yang ingin di dekorasi. Saya yakin segala sesuatu yang dipaksakan, pasti ujung-ujungnya akan membuat kita tidak puas.

Membeli Tanpa Mengukur

Perkirakan ukuran lukisan atau bantal yang akan ditempatkan di ruanganmu nantinya. Tapi, untuk furnitur, tentunya toko telah punya ukuran yang sesuai dengan ruanganmu. Jangan sampai terjadi sofa pilihanmu gak bisa masuk ke ruanganmu.

Jika kamu masih baru untuk urusan seperti ini dan belum yakin, cobalah untuk mendiskusikannya pada mereka yang sudah berpengalaman. Tidak ada salahnya juga untuk meminta bantuan pada Arsitek yang paham, tepatnya memang menggeluti bidang interior.

Tak Memerhatikan Benda “Vintage” Secara Cermat Saat Membeli

Kalau kamu menyukai barang-barang berbau vintage, kalau ada barang tersebut dengan harga yang pas tentunya kamu gak ingin melewatkannya, bukan? Tapi, jika kamu hanya membelinya tanpa memerhatikannya dengan teliti kondisi barangnya, nantinya bisa saja terdapat sobekan, karat, atau cacat.

Nah, kalau sudah seperti itu, siapa yang menyesal? Pasti kamu juga kan. Jadi tidak ada salahnya untuk selalu cermat saat dalam membeli. Biarkan saja orang lain nyinyir terhadap sikap kamu yang seperti itu. Toh, yang akan menggunakan barangnya lebih sering kamu juga bukan orang lain.

Bagaimana, masih mau gegabah lagi saat membeli perlengkapan untuk dekorasi rumahmu. Atau masih mau pakai mental diskon, yang belum tentu barang tersebut cocok untuk di aplikasikan dalam hunian yang kamu punya. Semua saya serahkan kembali dan keputusan ada pada diri kamu. Tapi tidak ada salahnya juga mencoba.
Makassar, 29 juli 2016

Referensi tambahan :
www.aturduit.com

14 komentar:

  1. Jangan lupa, membeli barang sesuai budget... kalau sudah di toko kadang suka kebablasan hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, itu dia. Kebiasaan suka kebablasan itu yang patut di waspadai juga.

      Hapus
  2. Wah sebagai arsitek rupanya mas arif dah ngantongin ilmu padu padan furnitur ya biar ga salah pas ngetrapin di huniannya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baru sedikit ilmu yang dimiliki, itu pun dipadukan dengan pengalaman saat ikut kerja dua tahun belakangan.

      Hapus
  3. ada ga ya barang murah harga pas. jadi ga kebablasan kalo lagi belanja tuh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau barang yang murah sekali mungkin susah nyarinya. Tapi kalau mau survey, pasti bisa dapat harga murah dengan kualitas ok. Itu yang saya pelajari dari lapangan saat jadi kontraktor kecil-kecilan. Survey merupakan hal yang utama.

      Hapus
  4. very nice and useful tips!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks for a appreciation. Hope can be practiced when going shopping furniture of his home

      Hapus

  5. jangan terkecoh sama penampilannya karena biasanya terbuat dari bahan2 yang gampang rusak, kecuali kalo ente emang suka gonta ganti furnitur biar ga bosen di rumah..



    Beli property itu yang dijamin nilai investasinya meningkat

    dengan cepat. Perhatikan lokasi dan kenali dulu developernya.

    Artikel ini membahas rumah yang berlokasi di dekat bandara,

    akses cepat dan investasi meningkat. Klik http://citragardencity.com/benarkan-

    rumah-dekat-bandara-menguntungkan/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan cuma investasinya yang diperhatikan, tapi wajib semua aspek yang bisa mempertahankan nilai jual investasi tersebut.

      Hapus
  6. Balasan
    1. Ijinnya saya terima dengan senang hati.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...