Kamis, 06 Agustus 2015

Adam Khoo, "Si Anak Bodoh" Yang Sukses Jadi Milyarder

Sumber Gambar : Fanpage Adam Khoo
Pernahkah anda merasa susah dan sulit untuk meraih kesuksesan? Jika ya, maka anda tidak sendirian. What? Karena orang-orang sukses pernah juga mengalami hal demikian. Salah satunya seperti kisah sukses dan penuh inspirasi dari salah seorang milyarder, dimana dulunya ia menganggap dirinya adalah "Anak Bodoh". Orang-orang mengenalnya dengan nama "Adam Khoo".

Tuhan tidak pernah salah dalam menciptakan setiap makhluknya, apalagi terhadap manusia. Jika ada orang yang beranggapan dirinya tidak mungkin sukses, banyak kekurangan, itu dikarenakan dirinya belum mencari tahu akan potensi dan kelebihan dalam dirinya. Ingatlah bahwa setiap manusia diciptakan oleh Tuhan dengan kemampuan dan kelebihan serta kekurangan yang berbeda-beda. Contohnya, seperti yang di alami oleh seorang sosok bernama Adam Khoo dari Singapura.

*  *  *

Pada umur 26 tahun Adam Khoo mempunyai 4 bisnis yang beromzet US$ 20juta. Saat usianya menginjak 12 tahun Adam dicap sebagai orang yang malas, bodoh, agak terbelakang dan tidak ada harapan. Bahkan ketika masuk SD, dia dikenal sangat benci membaca. Saat itu dia hanya suka main game computer dan nonton TV. Karena kebiasaan buruknya yang tidak belajar tersebut, maka tidak heran jika dia banyak mendapatlan nilai F. Kondisi ini tentunya membuat dia semakin benci dengan gurunya; malas belajar, bahkan dirinya juga sangat benci terhadap sekolah.

Saat dirinya duduk di kelas 3, dia harus dikeluarkan dari sekolah dan ia pun pindah ke sekolah lain. Ketika mau masuk SMP, Adam Khoo ditolak sedikitnya 6 sekolah. Namun demikian, pada akhirnya ia diterima juga di SMP dan yang menerimanya konon merupakan sekolah terjelek saat itu. 

Anehnya, di sekolah barunya yang begitu banyak orang terdapat bodoh, ternyata Adam Khoo masuk dalam kategori yang paling bodoh. Ah... silahkan bayangkan sendiri.

Di antara banyaknya murid yang seangkatan denganya, Adam Khoo menempati peringkat 10 terbawah. Melihat kondisi tersebut, sebagai orang tua pastinya panik dan khawatir. Inisiatif dan keputusan pun di ambil, Adam Khoo akhirnya di kirim ke beberapa tempat les. Berbagai tempat les ia coba, namun ternyata cara tersebut belum mampu menolong dan menjadikan Adam Khoo menjadi lebih pintar.

Saking dikenal akan dirinya yang bodoh saat itu, nilai yang mampu ia capai rata-rata 40 saja dari skor 0-100. Karena hal tersebut pula, sampai-sampai guru matematika Adam Khoo secara khusus mengundang ibunya ke sekolah hanya untuk bertanya, “Kenapa Adam Khoo di SMP kelas 1 tidak bisa mengerjakan soal yang itu adalah soal kelas 4 SD?

Memasuki usianya yang ke 13 tahun, Adam Khoo akhirnya dikirim oleh orang tuanya ke Super-Teen Program yang diajari oleh Ernest Wong, yang disana menggunakan teknologi Accelerated Learning, Neuro Linguistic Programming (NLP) dan Whole Brain Learning.

Sejak mengikuti les ditempat tersebut, secara perlahan kepercayaan diri dan keyakinan Adam Khoo mulai berubah. Ia pun akhirnya memiliki motivasi yang sangat kuat dan meyakinkan dirinya bahwa bisa sukses. Bahkan Adam Khoo berubah menjadi percaya diri dan optimis saat mendapatkan motivasi dan bimbingan dari Ernest Wong yang mengatakan, “Bahwa semua orang bisa menjadi genius dan menjadi pemimpin walaupun awalnya goblok sekalipun. Satu-satunya hal yang bisa menghalangi seseorang adalah keyakinan yang salah, serta sikap yang selalu negative”.

Ternyata ungkapan tersebut mampu membangkitkan kepercayaan diri seorang Adam Khoo. Dengan berjalanya waktu, akhirnya Adam Khoo memiliki keyakinan dan kepercayaan diri bahwa kalau orang bisa mendapatkan nilai A, maka dia juga pasti bisa.

Selama ini Adam Khoo menyadari jika dirinya bodoh, karena dirinya merasa masih muda, naïf, dan menerima saja ketika mendengar kata-kata orang lain yang negative. Sejak saat itu, untuk pertama kali dalam hidupnya Adam Khoo berani menentukan targetnya, salah satu target pertamanya yaitu mendapatkan nilai A semua.

Untuk mencapai target tersebut, Adam Khoo mengawalinya dengan menentukan target jangka pendek. Target jangka pendek yang dia buat yaitu dengan target agar bisa diterima masuk sekolah Vitoria Junior College (salah satu sekolah SMA terbaik di Singapura).

Setelah membuat target jangka pendek tersebut, tujuan jangka panjang dari target Adam Khoo yaitu supaya bisa diterima kuliah di National University of Singapore dan harus menjadi murid terbaik di kampus terbaik di Singapura tersebut.

Ketika kembali ke sekolahnya, Adam Khoo langsung memulai target-targetnya dengan dimulai dengan take action. Salah satunya yaitu dengan menempel kata-kata motivasi yang digambar dengan tangan dia sendiri dan kemudian belajar menggunakan cara-cara belajar yang benar (yang selama ini tidak diajarkan di sekolah yang lain).

Cara-cara tersebut yaitu menggunakan teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan kemudian menggunakan teknik yang disebut super memori. Yang mengejutkan, untuk pertama kalinya ketika Adam Khoo ditanyai oleh gurunya dikelas ialah bisa menjawab dengan tepat. Akibat hal tersebut, banyak guru dan siswa heran plus setengah tidak percaya ketika ditanya oleh teman-teman dan gurunya tentang apa yang akan diraih oleh Adam Khoo.

Dengan rasa percaya diri yang dimilikinya, Adam Khoo menjawab bahwa dia akan menjadi ranking No.1 di sekolahnya, kemudian bisa diterima di Victoria Junior College dan National University of Singapore. Mendengar jawaban tersebut, hampir semua teman dan gurunya menertawakannya. Hal itu dikarenakan berdasarkan sejarah, bahwa belum pernah terjadi jika lulusan SMP di sekolah tersebut bisa masuk Victoria Junior College dan National University of Singapore.

Begitu ditertawakan oleh teman-teman dan gurunya, Adam Khoo tidak merasa minder karena di tertawakan. Justru dari peristiwa tersebut, ia semakin termotivasi dan tertantang untuk terus bekerja dengan cerdas dan keras agar bisa mencapai impian sekaligus ingin menorehkan sejarah baru untuk sekolahnya.

Benar saja, secara bertahap, sekitar 3 bulan rata-rata nilai Adam Khoo di sekolah naik jadi 70. Prestasinya terus berlanjut yaitu dalam waktu satu tahun, yang sebelumnya hanya mendapatkan ranking terbawah, akhirnya Adam Khoo mampu menduduki ranking ke-18.

Prestasi Adam Khoo terus meningkat karena ketika lulus SMP, Adam Khoo mampu memperoleh ranking 1 dengan Nilai Ebtanas Murni A semua untuk 6 mata pelajaran yang di uji. Namun tidak hanya berhenti disitu saja, karena pada waktu yang tidak begitu lama, ia akhirnya diterima di Victoria Junior College dengan mendapatkan nilai A untuk tiga mata pelajaran favoritnya.

Setelah lulus dari Victoria Junior College, ia diterima juga di kampus National University of Singapore (NUS). Yang lebih memuskan lagi, dikampus terbaik di Singapura ini, Adam Khoo selalu menjadi juara di setiap tahunnya. Karena prestasinya tersebut, maka Adam Khoo dimasukkan ke NUS Talent Development Program. Perlu diketahui bahwa Program ini hanya diberikan khusus kepada TOP 10 mahasiswa yang dianggap jenius di kampus tersebut. Dengan pencapaian yang luar biasa tersebut, tentunya bisa dikatakan jika target demi target yang dulu dibuat oleh Adam Khoo satu persatu telah tercapai.

Atas prestasinya tersebut, tentunya banyak pihak yang masih terkagum-kagum. Bagaimana mungkin seorang yang dulunya dianggap sebagai anak yang bodoh, agak tebelakang, dan dianggap tidak memiliki harapan, serta selalu menduduki ranking paling rendah di kelasnya. semuanya berubah total?

Dengan berbagai kesuksesannya tersebut, akhirnya sosok Adam Khoo menjadi orang yang sangat sukses dan terkenal di Singapura dengan kekayaan mencapai milyaran.

Dari kisah diatas, maka kita bisa mengambil inspirasi yang ia torehkan. Kesuksesan Adam Khoo yang pertama datang dari perubahan keyakinan yang salah menjadi keyakinan yang tepat (dari keyakinannya “Saya bodoh, lulus saja susah” menjadi “Jika orang lain bisa mendapatkan A, saya juga bisa!”)

Kunci suksesnya yang kedua adakah bahwa dia mempunyai tujuan yang mantap (“Nilai saya harus A semua, juara 1, masuk Victoria Junior College, masuk NUS dan menjadi terbaik disana”).

Kunci suksesnya yang ketiga ialah bahwa dia mempunyai alasan yang sangat kuat. Dia bahkan mengucapkan public commitment di depan taman-teman, bicara di depan kelas dan ditertawakan. Akibatnya, kalau tidak dapat nilai A, dia akan malu luar biasa; sedangkan bila mendapat nilai A, dia akan bangga luar biasa.

Kunci suksesnya yang ke empat adalah bahwa dia mempunyai starategi yang tepat untuk belajar. Dia menggunakan teknik membaca cepat, cara mencatat menggunakan kedua belah otak, dan menggunakan teknik super memori.

Semoga saja dari kisah sukses Adam Khoo diatas, kita bisa mengambil manfaat dan inspirasi serta motivasi untuk mencari potensi kita. Semoga pikiran-pikiran negatif yang sering mengendorkan semangat kita bisa kita usir dengan energi-energi positif yang mampu membakar semangat kita untuk terus maju dan sukses meraih setiap cita-cita kita.

24 komentar:

  1. Mantap sekali Adam Khoo ini, startegi belajar yang digunakannya memang luar biasa.

    Sangat menginspirasi sekali ceritanya mas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, strateginya sangat luar biasa. Patut untuk di tiru ya mbak.

      Hapus
  2. Buku tentang Adam Khoo ini jadi buku pegangan anak sulungku keliatannya, sering dibaca :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... asyik tuh. Bisa dijadikan contoh yang menginspirasi nantinya.

      Hapus
  3. ternyata kepandaian tidak menjamin seseorang itu menjadi sukses ya mas, jadi inspirasi buat saya nih bagaimana membangun hidup dan niat bekerja keras untuk mencapai kesuksesan, makasih wawasannya mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, kepandaian tidak selamanya menjadikan orang sukses. Kalau orang cerdas bisa dibilang menjamin untuk sukses dimasa yang akan datang.

      Hapus
  4. lama rasanya saya tidak mampir kesini mas, mohon maaf ya prosesi acara pernikahan baru selesai jadi baru bisa kembali ke blog, salam sukses selalu mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... pantasan mas gak pernah liat tulisan terbarunya nongol.

      Hapus
  5. hikmah nya oke banget mas, bisa jadi pelajaran juga buat saya, bahwa tidak ada manusia bodoh di dunia ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar tuh, gak ada yang namanya manusia bodoh. Yang benar tuh manusia yang tidak mengenali kemampuan dalam dirinya.

      Hapus
  6. Suatu pembelajaran ya mas
    Intinya kita nda boleh menyepelekan seseorang, karena bisa jadi fia skan melesat melebihi kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju bangad, apapun alasannya gak boleh menyepelekan kemampuan orang lain.

      Hapus
  7. jadi semangat nih untuk berusaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harus tuh mbak, gak boleh surut semangatnya.

      Hapus
  8. “Kenapa Adam Khoo di SMP kelas 1 tidak bisa mengerjakan soal yang itu adalah soal kelas 4 SD?”

    jadi ingat Kwee Ceng di film "Pendekar Pemanah Rajawali"
    waktu muda dikenal bodoh, tapi berkat kerja keras akhirnya jadi pahlawan...

    *inspiratif mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ceritanya mirip ya, cuma kasus saja. Intinya selama mau bekerja keras dan kerja cerdas, pasti suatu saat akan menuai hasilnya.

      Hapus
  9. Wow keren, memang semuanya harus dimulai dari diri sendiri ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, cuma diri sendiri yang bisa menjadikan sukses di masa akan datang.

      Hapus
  10. orang yang beranggapan bahwa dia bodoh itu sebenarnya adalah orang yang sukses dikemudian hari. semua manusia sama kok, ga ada yang bodoh, yang bodoh itu adalah orang yang suka menganggap remeh orang lain.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, setuju. Semua manusia dilahirkan dalam keadaan pintar dan yang menjadi pembeda adalah cara setiap individu melihat peluang yang ada.

      Hapus
  11. mimpi cuman butuh keyakinan dan usaha sekeras kerasnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, dengan memiliki keyakinan, bekerja secara cerdas dan dibarengi do'a, maka suatu saat apa yang di impikan pasti akan terwujud.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...