Senin, 15 Agustus 2016

Cara Mudah Menghitung Tinggi Ideal Plafon Rumah


Tinggi Ideal Plafon Rumah
Tinggi Ideal Plafon Rumah, dok. Pribadi
Menentukan tinggi plafon rumah dari lantai, memang bisa kamu sesuaikan dengan keinginan. Mau yang standar, atau malah plafon tinggi, nggak ada yang melarang.

Hanya saja, sebelum menentukan tinggi langit-langit rumah, kamu perlu memerhatikan beberapa faktor. Yakni, iklim, proporsi ruang/estetika, sirkulasi udara, dan pencahayaan.

Berikut prinsip dasar yang perlu kamu ketahui sebelum menentukan tinggi plafon.

Iklim

Bicara tentang iklim, tentu di setiap daerah memiliki iklim yang berbeda-beda. Ada yang beriklim panas, ada juga yang beriklim dingin. Dari perbedaan iklim ini, desain hunian pun tentu akan berbeda juga. Dalam hal ini menyesuaikan dengan keadaan daerah di mana hunian akan dibangun. Salah satunya yang berbeda, yakni mengenai tinggi rendahnya pemasangan plafon.

Coba kamu perhatikan, entah itu di film atau di mana saja, pasti rumah-rumah di daerah beriklim dingin cenderung mempunyai plafon rendah. Di Jepang atau Eropa, misalnya. Tinggi plafon 2,4 atau 2,5 meter adalah hal yang biasa. Alasannya adalah sebagai bentuk penghematan energi. Karena menurut mereka, semakin tinggi plafon semakin tinggi pula pemanasan diperlukan.

Sementara itu, di daerah pesisir atau beriklim panas, plafon tinggi memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik. Mungkin kamu juga sudah tahu bahwa udara panas akan bergerak ke atas. Karenanya, plafon yang tinggi memungkinkan udara di ruangan menjadi tetap sejuk.

Selain itu, plafon yang tinggi juga memungkinkan cahaya matahari masuk lebih dalam ke semua bagian rumah. Dengan demikian ruangan tidak menjadi terasa lembab.

Jadi, bila kamu tinggal di daerah pesisir dengan udara yang cenderung panas, sebaiknya tinggi plafon tidak kurang dari 280 cm, atau antara 2,8 – 3,5 m.

Proporsi dan Estetika

Desain arsitektur tak lain bicara tentang proporsi ruang. Desain yang indah itu berarti proporsional. Para mahasiswa arsitektur umumnya tahu bahwa untuk menentukan tinggi plafon standard sebuah ruangan berlaku rumus: (panjang + lebar) dibagi 2. Artinya sebuah ruangan berukuran 3x4m akan tampak proporsional bila plafonnya berukuran sekitar (3+4)/2 = 3,5m.

Tentu saja ini bukan rumus matematis baku karena proporsi ideal dapat diolah melalui penataan interior yang baik. Intinya, semakin besar ruangan, kian tinggi plafon.

Bisa juga plafon lebih tinggi dari lebar ruangan. Bila tidak diimbangi plafon yang tinggi, ruangan yang besar akan tampak seperti lorong yang pengap.

Karena itu, jika ruang keluargamu cukup luas, semisal 8x5m tanpa sekat-sekat, kamu dapat membuat plafon sampai 6-7 m.

Void atau Loft

Bila kamu membangun rumah dua lantai atau lebih, plafon yang tinggi akan tercipta dengan sendirinya. Sebab, biasanya di salah satu ruang akan adakan ada void, yakni sebuah ruang yang dibiarkan kosong dari lantai dasar sampai lantai dua sehingga pandangan bisa langsung terarah ke plafon yang ada di lantai 2.

Penciptaan plafon yang tinggi dapat juga kamu lakukan dengan mengekspos kemiringan atap. Dengan cara ini kamu dapat menciptakan plafon yang indah sehingga ruangan akan terasa lebih luas.

Void dapat juga berarti ruang terbuka tanpa atap di bagian rumah yang hanya mempunyai satu akses, yaitu dari depan saja. Pemandangan seperti ini, biasanya ada pada lingkungan perumahan. Di mana bagian kiri, kanan dan belakang rumah di kelilingi tembok.

Jika kondisi seperti ini yang kamu dapatkan, maka kehadiran void menjadi sangat vital entah dibagian belakang atau samping rumah. Kenapa begitu vital? Karena tujuan dihadirkannya void adalah agar sirkulasi udara dan cahaya matahari dapat masuk ke dalam rumah.

Sumber Inspirasi  :
www.rumah123.com 

50 komentar:

  1. Sedang nyicil mbangun rumah imut. Plafonnya dibuat cukup tinggi biar keliatan lebih lega. Mbayangin plafon setinggi 2,5 meter saja waduh kayaknya sumpek he he.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Rendah sekali tuh Mbak kalau tinggi plafonnya 2,5 meter. Plafon setinggi itu cocoknya buat kamar mandi, itu pun kalau posisinya di bawah tangga.

      Hapus
  2. plafong tinggi memang bikin sejuk dan membuat ruangan jadi berkesan luas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, bisa membuat ruangan jadi terasa lega.

      Hapus
  3. Wah jadi gitu ya mas alasan rumah sebagian orang jepang rata² plafonnya rendah, baru tahu juga rumus soal plafon dibagi 2, thanks mas infonya :)

    BalasHapus
  4. nice info buat yang lagi renov..


    Tips mudah dan murah menciptakan rumah idaman sendiri http://citragardencity.com/mengapa-mereka-memilih-citragarden-city-sebagai-rumah-idaman/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, pas buat yang merencanakan renovasi rumah.

      Hapus
  5. Balasan
    1. Monggo kalau dirasa artikel ini bermanfaat.

      Hapus
  6. Mas saya lg bangun rumah ni
    Tinggi plafon saya 3.6
    Kira2 ada masalah ngak yah kedepan y?
    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak masalah kok, untuk saat ini plafon rumah di Indonesia standarnya 3.50 - 3.75 dengan ketinggian bangunan 3.75 - 4 meter.

      Hapus
  7. Gpp makin tinggi plafon makin bagus. Untuk indonesia sy rasa plafon di 3.5-3.75 masih oke oke saja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju sama tanggapan mas Satya Wantaka.

      Hapus
  8. Setuju, saya bangun rumah plapon 3,8 mtr.....lebih tinggi kan...wkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan tinggi juga tuh. Kenapa nggak pasang 3,5 - 3,75 meter tinggi plafondnya. Udah nggak panas kalau tingginya disekitaran itu.

      Hapus
  9. Jika ruangan 3x4 tinggi plafon 3.8 - 4 meter apa masih oke om? Apa berasa agak aneh ya? Trims.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih baik tinggi plafonnya 3,5 meter sampai 3,7 meter. Selain lebih memudahkan ketika mau bersih-bersih, pasang lampu dan semacamnya, juga tidak perlu menggunakan bohlam dengan watt yang besar.

      Tinggi segitu udah pas dan nggak bikin gerah kalau sudah ada penghawaan lain seperti ventilasi di atas jendela. Apalagi kalau sudah didukung bukaan jendela yang cukup.

      Hapus
  10. Semisal bangunan 2 tingkat lt.1 tinggi plafonnya 3.25 mtr dan lt.2 tinggi plafonnya 3 mtr ideal gak ya?

    Kalo tinggi total tanah sampai ujung atap rumah bertingkat 8 mtr n diatas rumah ada kabel listrik PLN harus gmna ya? -sorry keluar topik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tinggi segitu masih ideal. kalai setiap lantainya kurang lebih 4 meter tingginya, akan lebih bagus lagi kalau lantai 1 tinggi plafonnya 3,5m - 3,7m biar nggak pengap dan udara yang masuk tidak menumpuk. Karena kalau banyak tamu pasti bakal panas, tapi kalau bukaan (jendela) mendukung nggak masalah dengan tinggi segitu.

      Sedangkan untuk lantai 2, akan lebih bagus juga kalau tingginya di sekitaran 3,25-3,50 meter. Fungsinya itu tadi untuk membuat udara yang masuk tidak menumpuk di dalam ruangan.

      Sedangkan untuk masalah kabel listrik ada di atas rumah, kalau jaraknya tidak terlalu dekat dengan rumah, masih bisa tenang dikit. Tapi kalau terlalu dekat, ditakutkan resiko untuk terjadi kebakaran lebih besar. Seperti yang semua orang ketahui, selama ini kebakaran sering disebabkan oleh hubungan arus listrik.

      Untuk solusinya harus di akali lagi model atapnya, tapi untuk saya pribadi tidak bisa menerka-nerka soalnya kondisi lapangannya harus saya tahu lebih dulu.

      Semoga bermanfaat.

      Hapus
    2. Mau tanya2 Pak? Saya punya ruangan los dari ruang tamu sampai kebelakang itu 5x12m Dan tinggi plafon cuma 4.30cm, Rencana separuhnya 5x6m Mau dibuat Mezannin/Balkon buat kamar tidur anak ? Apa memungkinkan dengan tinggi plafon segitu( balok gantung 4,5m) gimana cara ngakalinnya, berapa kira2 tinggi plafon lt dasar dann mezanin, mohon sarannya, sebelumnya terimakasih.

      Hapus
    3. Mohon maaf komentarnya baru saya balas.

      Plafonnya udah lumayan tinggi tuh pak. Ruko aja plafondnya kebanyakan di ketinggian 3,75 - 4 meter. Tetap memungkinkan kalau mau dibuat lantai 2 khusus untuk kamar anak. Ada baiknya tingginya di turunin dikit. Karena kalau tinggi balok gantung aja ampe 4,5 meter, saya yakin anak bapak maupun bapak sendiri bisa kecapean mencapai lantai 2.

      Saran saya kalau separuhnya mau dibuat seperti itu, lebih baik ketinggian plafond di turunin buat nutupin balok gantungnya.

      Untuk cara ngakalinnya, saya belum bisa memberikan solusi karena harus saya lihat dulu seperti apa kondisinya. Mungkin ada foto kondisi ruangnannya yang bisa saya lihat. Kalau ada kirim saja ke email saya di atas.

      Terima kasih dan semoga sedikit membantu.

      Hapus
  11. Mantap pak tutorialnya bisa saya pergunakan untuk membangun rumah pak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah kalau dianggap bermanfaat. Selamat mencoba mempraktekkannya.

      Hapus
  12. Kalau misalnya bangunan rumah 9x12 kira2 berapa ukuran tinggi dinding,,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bangunannya full 9x12, sebaik pakai tinggi dinding standar yang 4 meter.

      Artinya ketinggian lantai 2 kurang lebih 4 meter. Sedangkan untuk plafondnya 3,5 -3,75 meter.

      Hapus
  13. Pak, maaf mau tanya ya. Rumah saya bagian depan (ruang tamu dan 2 kamar) total sekitar 5m x 5,5m. Rencana mau direnov ditinggikan jarak ke plafon 4,5m. Apakah baik? Apakah ada pengaruhnya terhadap kenyamanan? Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pengaruhnya hawa dalam ruangan nggak akan terlalu panas. Tapi jangan lupa dipertimbangkan juga aktivitas lainnya, seperti mau pasang bohlam kalau sewaktu-waktu rusak. Plafond yang terlalu tinggi bisa membuat capek saat dibersihkan dan juga untuk menjangkaunya saat pasang bohlam butuh tenaga lebih.

      Ada baiknya pertimbangkan tinggi plafon standar saja, yaitu disekitan 3,5-3,75 meter.

      Hapus
  14. Selamt pagi Pak..perknalkan nama sya wawan, mw tanya dn konsuktasi, sy sdg bangun rumh py lahan 9.7 x18 M, jk di Bangun tingkat 2 lantai apakah dgn tinggi platform 8 M ideal? Ada avoid didlm dgn model Leter U dgn sblh kiri tanpa sekat , jd ruangn terbuka?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apakah bangunannya seperti kos-kostan? Kalau iya, dengan model bangunan leter U maka nggak perlu void lagi.

      Tapi kalau bukan dan lahan 9,7 x 18 meter digunakan semuanya untuk bangunan, sebaiknya ada void untuk masuknya cahaya dan keluar masuknya udara.

      mengenai ketinggian plafond jika bangunannya leter U seperti sebuah kos :
      Kalau ketinggian lantai 1 ke lantai 2 kurang lebih 4 meter, maka tinggi plafon lantai 1 disekitaran 3,5 - 3,75 meter. Sedangkan untuk lantai 2 ada baiknya ketinggian bangunan 3,75 meter dan plafondnya di sekitaran 3,25 - 3,5 meter.

      Tapi kalau rencana jangka panjangnya ingin menambah lagi, maka lantai 2 baik plafond maupun batas atasanya samakan dengan ketinggian lantai 1.

      Jika bangunannya full mengikuti luas lahan, maka ketinggian plafond dengan bentuk ruangan terbuka seperti itu sudah lebih dari cukup.

      Saran tambahan : coba cari referensi plafond untuk ruangan terbuka seperti auditorium, ballroom hotel, hall perkantoran atau hotel, dan atau ruangan rapat yang agak besar.

      Semoga penjelasan dari saya bisa membantu. Salam

      Hapus
  15. Salam kenal pak. Saya mau tanya, saya ada rencana renovasi tanbahan rumah menjadi 2 lantai pada bagian belakang yaitu ukuran 6x6 meter dan bagian itu sudah ada kamar yg ukuran 3x3 meter, maka ketinggian plafon yg ideal berapa yah. Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga.

      Tinggal menyesuaikan dengan tinggi dari lantai 1 ke lantai 2 saja pak.

      Maksud saya begini, kalau lantai ke lantai 2 tingginya 4 meter, maka plafondnya di sekitaran 3,5 - 3,75 meter. Tapi kalau lantai 1 ke lantai 2 tinginya 3,5 meter, maka ketinggian plafond antara 3 - 3,25 meter.

      Terakhir kalau tinggi lantai 1 ke lantai 2 adalah 3 meter, sebaiknya plafondnya paling standar di 2,75 meter.

      Hapus
  16. Klo sya mau buat rumah 2 lantai kira kira tinggi yang standar untuk lantai 1 dan 2 brpa ya??
    Terimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali ke luas lahan yang akan dibangun seperti apa. Kalau minim bisa pakai standar 2,75 meter untuk tinggi plafon dengan tinggi lantai ke lantai adalah 3,25 meter.

      Tapi kalau lahannya lumayan luas, sebaiknya menggunakan standar tinggi lantai 1 ke lantai 2 yakni 3,5 - 4 meter dengan. tinggi plafond di sekitar 3 - 3,25 meter untuk tinggi lantai 3,5 - 3,75 meter dan 3,5 - 3,75 untuk tinggi lantai 3,75 - 4 meter

      Hapus
  17. Ideal plafond rumah 10x20 brpa pak ?.rencana saya mau buat 5m.
    Trimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kembali ke rencana rumahnya modelnya seperti apa. Kalau luasnya 10x20 itu lose seperti model aula, maka itu udah benar.

      Tapi kalau 10x20 tersebut terbagi dalam beberapa ruangan, misalnya ada kamar, ruang tamu, ruang keluarga dan lain-lain, maka sebaiknya diturunin lagi ketinggian plafondnya.

      Contoh, ruang tamu di ketinggian 3,5 - 3,75 meter, ruang keluarga 3,5 - 4 meter, dapur 3,25 - 3,75, kamar, 3,25 - 3,75 meter.

      Semoga penjelasan singkat ini bisa membantu memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi. Salam

      Hapus
  18. mau minta sarannya nih pak, saya baru rehap rumah luas tanah 5 x 12 M,untuk bangunan 5 x 11 m, 1 x 5 m didepan saya sisain, awalnya saya hanya ingin meninggikan flapon menjadi 3,5m tapi berhubung lantainya di tinggin juga maka dapatlah 3,25 m,kebetulan rumah saya 2 lantai dan menghadap ke timur, dan saya ingin memanfaatkan sinar matahari serta sirkulasi udara yg baik,nah untuk ruang tamu saya ambil di bagian kanan ukuran 2,3 x 6 m,rencananya plaponnya saya langsungin pake atap ke lt 2, mungkin sampai keplafon atas dari lntai bawah kira2 7 m, karena sya ingin membuat jendela di lt 2 di bagian depan dan belakang ruang tam hingga mendapatkan sinar matahari yg bisa menerangi ruang tamu, menurut bp bagaimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk ketinggian plafondnya nggak masalah, dengan ketinggian begitu sirkulasi udara semakin bagus. Tinggal yang perlu diperhatikan permainan besar kecil ukuran jendela, karena kalau terlalu banyak cahaya yang masuk nggak baik juga.

      Semoga membantu dan mohon maaf baru bisa dibalas.

      Hapus
  19. http://perabotfurniture.com/meja-rias-minimalis-led-terbaru/

    BalasHapus
  20. Mlm pak,sya mw renov rumah,mw ditinggiin ..dngn lahan 11x6 m,brapa ukuran yg harus dtambah klo skarang tnggi'a hanya 250cm,biar sirkulasi udara bagus,dan jg enak dpandang.dan tinggi flavon'a kena di ukuran berapa,trimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tambah lagi 130cm, artinya topnya (lantai 2) berada di ketinggian 380 cm. Untuk plafond minimal di ketinggian 325 cm dan maksimal 335cm.

      Tapi kalau rencana renovnya tetap masih tetap 1 lantai, tetap pakai ukuran di atas. Siapa tahu di masa mendatang punya planing untuk menambah lagi.

      Semoga membantu. Salam

      Hapus
  21. Saya mau pasang plafon dilantai 2 dengan ukuran tangan 5x8 , setelah dihitng sama tulangnya cuman 3 meter dari flafon ke lantai apakah ideal,sebab mau ditinggikan lagi ada talang air

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau bentuk ruangannya loose, dengan ketinggian plafond 3 meter pasti akan kelihatan sedikit ceper. Meskipun ketinggian tersebut sudah masuk standar. Hanya saja dari sisi sirkulasi dan penghawaan, ketinggian 3 meter pasti akan membuat ruangan cepat panas.

      Jika memang punya niat meninggikan talang air, sebaiknya plafondnya ditinggikan juga ke ketinggian 3.25 meter. Dan kalau masih bisa lagi, coba sampai ketinggian 3,5 meter.

      Hapus
  22. saya baca arsitek. ruang sempit jangan pake plafon tinggi. Salah klo berfikir plafon tinggi ruangan akan dingin. Sementara rumah saya dindingnya 4m, dengan ukuran 2,5mx 5 m. saya rencana akan dipasang plafon dengan tinggi 3,5m. cocok kah dengan kondisi ruangan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Plafond tinggi nggak membuat ruangan dingin. Yang benar bisa membuat sirkulasi udara dalam ruangan jadi lebih baik. Tapi itu juga harus melihat dulu daerah mana orang tersebut tinggal.

      Khusus di Indonesia yang beriklim panas dengan dua musim, ketinggian plafond berada pada ketinggian 2,7 meter hingga 3,5 meter.

      Nah, untuk kondisi ruangan seperti ruangan anda dan berencana memasang plafond pada ketinggian 3,5 meter, maka jawaban dari saya masih cocok.

      Hapus
    2. terimakasih atas jawabannya. saya tinggal di serang-banten yg cuacanya panas.

      Hapus
    3. Terima kasih kembali. Semoga jawaban singkat dari saya membawa manfaat. Kebetulan kasus yang mas Budi hadapi tidak beda jauh dengan kondisi kantor tempat saya bekerja. Hanya beda sedikit dari panjang dan lebar ruangannya.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...