Rabu, 25 Mei 2016

Sepotong Kue Bolu Gulung Dari Gadis Depok

Sepotong Kue Bolu Gulung Dari Gadis Depok
Selamat ulang tahun yang ke-5 Warung Blogger.
Semoga membernya semakin bertambah, eksis selalu dan tetap menginspirasi banyak orang diluar sana.

*    *    *
 
Terus terang, saat pertama kali mengetahui Warung Blogger sudah memasuki usia yang ke-5, saya sebagai member yang belum lama bergabung ikut merasa senang. Perasaan itu semakin meningkat lagi ketika melihat pengumuman di group (facebook) yang menyatakan bahwa Warung Blogger akan mengadakan beberapa lomba. Apalagi dari beberapa lomba tersebut ada lomba menulis.

Namun setelah melihat tema yang di angkat, perasaan yang awalnya senang seketika berubah jadi kecut. Wajah ini mendadak jadi cemberut dan badan ikutan loyo, kurang lebih seperti orang yang tidak pernah makan tiga hari.

Kok bisa gitu. Mau tahu alasannya kenapa?

Karena tema yang di angkat adalah menceritakan pengalaman masing-masing saat merayakan ulang tahun. Dimana dibagi ke dalam tiga sub tema pilihan, yakni : ulang tahun paling menyenangkan, ulang tahun paling menyakitkan, dan ulang tahun paling lucu.

Lah, temanya kan biasa saja, tidak ada yang aneh dan juga tidak ekstrim. Bukannya cuma disuruh menceritakan pengalaman masing-masing saat merayakan ulang tahun. Lebay deh kalau hanya gara-gara tema langsung cemberut, perut mules bahkan sampai loyo kaya orang nggak makan tiga hari.

Hhhmmm... aneh bin lebay.

Eits... tunggu dulu dong. Masih ada lagi alasan lainnya yang bakalan buat kamu mengerti kenapa saya bisa sampai kaya gitu.

Jujur, usai membaca semua pengumuman yang dibagikan di group Facebook Warung Blogger, saya langsung berkata dalam hati :
“Lah, saya kan nggak pernah ngerayain ulang tahun saat masih tinggal dikampung. Jangankan untuk dirayain, dengar ucapan selamat ulang tahun dari orang terdekat (keluarga) saja tidak pernah. Bahkan sampai saat ini masih sama, tidak pernah juga. Hhhmmm... bakalan jadi penonton deh, disaat orang lain berlomba-lomba menceritakan pengalamannya masing-masing saat merayakan ulang tahun.”

Dengan muka kecut dan juga cemberut mirip orang begal (bete galau), saya cepat-cepat menutup pengumuman yang saya baca di blog Warung Blogger. Tak puas dengan menutup pengumuman tersebut, semua akun media sosial yang saya buka langsung saya tutup. Bahkan sampai laptop pun ikut saya matikan juga.

Namun setelah itu, saya malah merasa ada yang janggal alias terlupakan. Tapi saya bingung, apakah yang terlupakan itu? Mungkin karena pengaruh begal, jadinya saya tidak bisa berpikir dengan baik. Akhirnya, saya pun mencoba melupakan lomba yang diadakan oleh Warung Blogger.

*   *  *

Singkat cerita, bulan April pun terlewati begitu saja. Hari demi hari pun berlalu, pertengahan bulan Mei pun tiba. Saya pun disibukkan dengan persiapan seminar hasil. Setelah itu, saya kembali disibukkan dengan “Pelatihan Duta Damai Dunia Maya” bersama BNPT selama tiga hari. Usai pelatihan dan menyandang gelar “Duta Damai Dunia Maya”, esok harinya saya menghadiri undangan Pangdam VII Wirabuana yang akan melaunching dan membuka “Workshop Forum Bela Negara di Dunia Maya” di markas Kodam VII Wirabuana, Makassar.

Setelah semua kegiatan itu berlalu, entah kenapa saya malah kepikiran kembali dengan hari ulang tahun. Menariknya, kepingan-kepingan kenangan akan lomba menulis dari Warung Blogger yang pernah saya baca akhir bulan April lalu ikutan muncul juga. Dan anehnya, kenangan itu memaksaku untuk berpikir keras kembali ke masa lalu dalam beberapa hari ini. Bahkan hampir saja membawaku sampai ke titik jenuh.

Sepotong Kue Bolu Gulung Dari Gadis Depok
Foto yang dikirim 6 tahun lalu
Untungnya, sebelum sampai ke titik jenuh, Tuhan memberikan jawaban yang saya cari dua hari lalu saat sedang berada di ATM. Apakah itu? Yang jelas bukan mesin ATM, apalagi uang yang ada di dalam ATM. Tapi jawabannya sendiri ada di dalam dompet saya berupa sebuah foto.

Ya, foto tersebut mengingatkanku pada “Sepotong Kue Bolu Gulung” yang dikirim oleh seorang “Gadis Depok” tanggal 26 September 2010 lalu. Dimana hari itu bertepatan dengan hari saya lahir 26 tahun silam, tepatnya di Desa Kayangan pulau Tomia, Kepulauan Tukang Besi (sekarang WaKaToBi).

Waktu itu, sekitar pukul 15.00 WITA datang seorang kurir dari JNE membawakan sebuah paket berbentuk kotak ke rumah yang saya kontrak bersama teman-teman sekampung. Karena penasaran dengan isi paket tersebut, tanpa menunggu lama saya langsung membukanya. Tentu saja hal itu saya lakukan setelah menandatangani secarik kertas yang diberikan oleh si kurir, yang artinya paket yang dikirim telah saya terima.

Saat paket tersebut terbuka, ternyata isinya adalah secarik surat cinta yang isinya ada ucapan selamat ulang tahun, sebuah foto yang sampai saat ini saya simpan di dompet, dan juga kue kesukaan saya. Ya, apalagi kalau bukan kue bolu.

Ilustrasi, Sumber : www.suans.com
Sore itu, saya senang sekali. Karena seumur hidup saya, untuk pertama kalinya ada yang mengirimkan ucapan selamat ulang tahun yang disertai dengan kuenya. Perasaan senang dan bahagia itu semakin bertambah karena semua itu diberikan oleh orang yang spesial. Siapa lagi kalau bukan si doi yang tinggal di Depok sana.

Tak hanya itu saja, saya juga dibuat tersipu-sipu oleh paket itu. Mau tahu kenapa? Karena teman-teman satu kontrakan (kurang lebih 5 orang) malah meledek saya yang baru satu tahun pacaran jarak jauh sudah  dapat kiriman surat cinta, foto, dan juga kue bolu. Tapi menariknya, sambil meledek mereka juga menyiapkan lilin untuk saya tiup sebagai bentuk perayaan kecil-kecilan.
Ketika saya berhasil meniup lilin, salah satu dari mereka memberikan kode, yang artinya minta ijin untuk mengambil sepotong kue bolu yang baru saja saya terima dari doi. Sebagai bentuk kebersamaan, saya pun mengiyakan.

Tanpa menunggu lama, mereka langsung menyerang kue bolu tersebut dan hanya menyisakan sepotong kecil buat saya. Namun demikian, saya tidak marah dan tetap senang.

Kok malah senang, kan kuenya hampir habis. Aneh!!!

Saya senang karena bisa berbagi kebahagiaan meski hanya lewat sepotong kue bolu. Sedangkan di sisi lain menandakan bahwa apa yang dikirim oleh si doi membawa manfaat dan yang tak kalah penting disukai oleh semua orang. Sehingga secara tidak langsung, dia juga ikut berbagi kebahagiaan.

Itulah ceritaku yang selama hidup baru sekali merayakan ulang tahun. Meski dikemas dalam bentuk yang sederhana, tetap bisa membuat saya bahagia. Apalagi kebahagian itu juga ikut dirasakan oleh orang-orang disekitar saya, dalam hal ini teman-teman satu kontrakan.

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog ulang tahun ke lima Warung Blogger
Banner Lomba Blog Competition Warung Blogger


Makassar, 25 Mei 2016

34 komentar:

  1. wah siapa gadis depok yang baik hati itu????

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada deh, yang jelas orangnya spesial bangad.

      Hapus
  2. waaaah...benar-benar hadiah yang spesial. Bolunya pasti enak bangeeet rasanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak diragukan lagi rasa kue bolunya. Apalagi dikirimnya disertai dengan cinta dan kasih sayang. Ehhhmmm... Kok jadi lebay ya.

      Hapus
  3. Nah, jadi ada yang bisa diceritain deh ya di hari ulang tahun, soalnya gadis depok ngasih bolu gulung pas hari jadi lahir mas Timurrrr.... hehehehe... :D

    Emang, waktu di kampung itu mengenai hari ulang tahun menganut pemikiran haram dilakukan atau gimana mas Timur sampai nggak suka dirayain??? (((soalnya ada kan ya yang menyatakan haram merayakan ulang tahun, soalnya meniru-niru barat)))

    Hehehehehehehehe... :D

    Witwiw gadis depok bolu gulung... hehehehehehe... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di keluarga saya sendiri nggak ada paham seperti itu, cuma memang sudah dari sononya terbiasa dengan kehidupan sederhana. Jadinya lewat begitu saja.

      Untung saja, ada gadis Depok yang berbaik hati mengirimkan bolu gulung di hari ulang tahun.

      Hapus
  4. gadis depok ...
    sehangat fotonya yang tersimpan dalam dompet

    sepotong kue bolu gulung itu mampu menggulungku
    dalam perasaan haru kasih-sayang yang bergulung-gulung
    ... :) kereeenn ceritanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... bisa aja nih mujinya. Membuatku semakin tersipu malu saja.

      Hapus
  5. berarti ngirimnya pakai yang kilat ya supaya kuenya tetap enak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, kuenya dikirim pakai JNE yang Expres.

      Hapus
  6. setiap ulang tahun punya cerita dan selalu memberikan kenangan yang terindah ya. Selamat ulang tahun warga WB

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar bangad, selalu ada cerita dibalik hari ulang tahun yang dirayakan setiap tahun. Bagi yang merayakan tentunya.

      Hapus
  7. cie ciehhh siapa gerangan yg mengirimkan kue bolu tsb yahh
    hhhee
    so sweet loh hee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Ada deh, yang pasti seseorang yang spesial buat saya.

      Hapus
  8. Sekarang wanita Depoknya apa kabar mas? Sudah menjadi istri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah sehat. Iya, udah mas.

      Hapus
  9. Whuaaa jadi pengen ikut lomba ini hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha... Saya malah ngirimnya dekat deadline. Itupun untung saya ingat kalau Warung Blogger ngadain lomba.

      Hapus
  10. Wah.. Cerita 6 tahun lalu masih meniggalkan kesan manis dan berhasil dituliskan...

    Gmana kabarnya gadis yg mengirimkan bolu gulung itu ya...

    Apakah berakhir semanis rasa bolu gulungnya...

    #ditunggu kelanjutannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah, setelah susah payah mengingat memory beberapa tahun silam, akhirnya saya dapat juga sesuatu yang bisa di ceritakan.

      Ya, berakhir seperti manisnya kue bolu.

      Siip... Pas bangad mas, saya memang lagi belajar membuat tulisan berseri. Kali aja suatu saat bisa dijadikan buku.

      Hapus
  11. Sekali lagi mau bilang


    UHUUIIII :)))

    Jadi, gadis Depok itu yang akhirnya menikah denganmu?
    (Kepo dengan kelanjutan ceritanya)

    BalasHapus
  12. Wah bahagia ya mendapat kiriman kue pas ulangtahun :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bahagia pake bangad malah. Hehehe...

      Habis jarang dapat begituan dan juga jarang ngerayain ulang tahun.

      Hapus
  13. uhuyyyy dapat kiriman kue dari gadis, pasti terbanyang2 di mata terus dong nih, ah anak muda hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti tuh. Kan masih muda dan baru tahu rasanya jatuh cinta. Hehehe...

      Hapus
  14. Malah jadi senrng kan yang ngasih
    Cz kuenya jd dinikmatin banyak orang hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah pasti tuh. Pake bangad malah senangnya.

      Hapus
  15. ehm :)

    #eaaaa (ga bisa komentar, senyum2 bacanya hehehe)

    BalasHapus
  16. happy banget ya ada yang merhatiin. samapi kebawa mimpi gak? hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak kebawa sampai mimpi sih, tapi lumayan happy juga.

      Hapus
  17. Hadiah yang spesial dari orang yang spesial.. senangnya ^^

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...