Kamis, 13 Juli 2017

Buat Hunianmu Jadi Nyaman Dengan 6 Hal Ini

Ilustrasi Townhouse at Bogor City
Rumah nyaman tak selamanya harus rumah mewah. Rumah sederhana juga bisa dibuat nyaman seperti di hunian mewah itu loh! Contohnya rumah yang berada di lokasi yang asri dan aman, mau itu rumah mewah atau biasa saja alias sederhana, pasti para penghuni di dalamnya akan merasa nyaman.

Nah, mengenai lokasi yang nyaman, yang perlu kamu lakukan hanyalah mencari lingkungan yang pantas. Misalnya, lingkungan yang tidak terlalu padat penduduk, suasananya nyaman dan aman. Yang dimaksud aman dan nyaman di sini tak lain adalah tak rawan kriminal dan bencana alam.

Ada banyak pertimbangan dan hal penting yang harus kamu ingat dalam hal mencari dan memilih rumah tinggal. Rumah yang memiliki desain yang sangat unik atau dibangun dengan biaya yang sangat mahal, terkadang belum tentu membuahkan kenyamanan. Yang jadi pertanyaan : “Terus, yang bagaimana dan seperti apakah rumah yang nyaman itu?”

Tenang... kamu nggak perlu bingung lagi dan pusing mikirin kriteria tersebut. Karena semuanya, atau tepatnya beberapa kriteria saya sudah rangkum dalam artikel ini. Kamu cukup duduk manis di depan laptop/PC, atau fokus ke layar smartphone sambil baca artikel di blog ini.

Bagaimana, sudah siap untuk membaca tips yang seuprit ini? Ok lah kalau kamu sudah siap, simak baik-baik 6 hal yang saya rangkum dari website rumah123 dibawah ini mengenai langkah-langkah atau tips mencari dan atau membuat rumah yang nyaman. Tentunya sudah saya modifikasi agar sesuai keperluan kamu.

Buatlah Bagian Belakang Rumah Lebih Tinggi

Bagian belakang bangunan rumah sebaiknya lebih tinggi daripada bangunan rumah yang ada. Hindari rumah yang bangunannya baru dibeli atau dibangun lebih tinggi dari bangunan belakangnya.

Tanya kenapa? Jawabannya banyak, tapi yang paling umum adalah agar privasi kamu terjaga, terhindar dari hal-hal yang tidak di inginkan seperti ada yang coba mengintip aktivitas kamu dan maling pun akan berpikir 2 sampai 3 kali sebelum bertindak.

Buat kamu yang menyukai ruang terbuka, dengan tingginya bagian belakang rumah pasti sangat membantu dan bisa memberi inspirasi untuk melakukan banyak hal. Misalnya bagian belakang rumah bisa jadi tempat bersantai, taman bermain anak, kebun mini dengan sistem hidroponik dan masih banyak lagi, yang tentunya bisa terpikirkan tiba-tiba.

Posisi Pintu Utama Jangan Terhalang

Pintu utama adalah sumber masuknya energi ke dalam rumah, maka sebaiknya pintu utama menghadap ke jalan. Tapi harus di ingat juga, jangan sampai pintu utama menghadap jalan yang tusuk sate. Kenapa? Dari sisi Feng Shui aura tusuk sate lebih banyak negatifnya dari pada positifnya. Salah satunya sering terjadi kecelakaan. Nggak mau kan tiba-tiba ada kendaraan yang kecelakaan terus menghantam pintu utama hunianmu.

Hindari pintu utama menghadap ke tembok tetangga samping atau tembok lain, dan atau menghadap pintu utama tetangga di depan rumah. Khusus untuk pintu utama yang menghadap samping kalau memang sudah tidak ada solusi, apa boleh buat. Tapi kalau masih bisa di carikan solusi lebih baik hindari.
 
Tak hanya itu saja, hindari pula pintu utama dalam posisi miring atau diagonal, karena hal ini tentunya membuat pemandangan jadi tak sedap.

Posisi Dapur Jangan di Lokasi Tusuk Sate
 
Posisi dapur idealnya berada di Timur dan Selatan. Apabila memungkinkan, arah aliran memasak jangan ke jalan. Posisi dapur adalah tempat memasak makanan. Jadi, makanan yang masuk ke dalam tubuh semestinya dalam kondisi bersih. Oleh karena itu, posisi dapur terhadap rumah jangan sampai pintunya langsung menghadap ke depan.

Sebaiknya Tak Banyak Tiang yang Berdiri di Tengah Ruang

Biasanya rumah yang berdesain bangunan joglo memiliki banyak tiang di tengah ruang. Kehadiran tiang di tengah-tengah ruang cenderung menghambat pergerakan para penghuninya. Jadi, sebisa mungkin tidak ada tiang di tengah ruang.

Kalau masih bingung untuk mengakalinya, solusinya gunakanlah jasa arsitek. Konsultasilah pada ahlinya agar hasilnya lebih memuaskan dan pergerakan dalam hunian jadi leluasa dan lancar.

Hindari Kontur Lantai Tak Rata dalam Ruangan

Biasanya untuk membuat suasana tertentu dalam ruang ada permainan kontur lantai. Misalnya, ruang keluarga dibuat dengan ketinggian lantai menurun supaya lebih akrab. Namun, dengan adanya kontur lantai yang menurun, berisiko bagi penghuni rumah. Bisa terkilir atau jatuh karena lantai yang tak stabil.

Tapi jika kamu tetap ingin memiliki ruangan yang berkontur, lagi-lagi sebaiknya berkonsultasi dulu pada yang lebih mengerti atau ahli dalam bidang desain. Kamu pasti sudah tau harus kemana.

Atap dan Ruang Sebaiknya Berupa Bidang Stabil
 
Jangan sampai terdapat bentuk lancip atau tajam pada atap atau plafon ruang. Usahakan bentuk-bentuk yang ada dalam bangunan rumah, harmonis dan seimbang.

BTN Antara Makassar, 30 Juni 2017
Referensi :
www.rumah123.com
AR Studio & Project (Design, Estimate and 3D Visual)

4 komentar:

  1. Ada kepercayaan kalau rumah yang bagian belakang semakin tinggi, membawa rejeki (kata pak tukang yang renovasi rumah saya :D).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... baru dengar juga saya kalau untuk yang satu ini. Bisa jadi ada benarnya juga.

      Hapus
  2. kalau yang posisi tusuk sate emang gak ada baiknya baik dari segi feng shui atau segi privasi. Nah misalnya gini, gimana kalau ruang tengah dan tamu digabung dalam satu ruangan. menurut kak gimana?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau konsep minimalis modern sudah banyak yang melakukannya, ruang tengah sekaligus ruang keluarga. Terlebih lagi yang punya lahan minim. Bahkan tren terbaru menggabungkan 3 ruangan sekaligus, mulai dari ruang tamu, ruang tengah hingga dapur. Kurang lebih kaya konsep apartemen gitu.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...