Sabtu, 24 September 2016

Memajang Lukisan Dengan Cara Tak Biasa


Lukisan dan Foto di dinding Via www.rumahku.com
Lukisan dan foto, dua benda yang paling sering ditemui dalam sebuah hunian. Siapa sih yang nggak kenal keduanya? Pasti sudah pada familiar kan dengan benda yang tersebut. Apalagi lukisan yang merupakan karya dua dimensi yang dihasilkan lewat imajinasi seseorang bernama pelukis. Tampilannya yang selalu menarik dan bernilai seni tinggi, selalu berhasil membuat siapapun yang melihatnya jadi terpesona bahkan seakan seperti orang terhipnotis.

Salah satunya seperti lukisan “Mona Lisa”, karya Leonardo Da Vinci. Sebuah karya fenomenal yang hingga saat ini masih saja membuat orang terpukau. Bagaimana tidak, tatapan Mona Lisa dalam lukisan tersebut seakan menusuk ke dalam jiwa, mengikuti setiap langkah orang yang melihatnya dan bagaikan mau menelanjanginya. Bahkan jika diperhatikan dalam waktu yang lama, seakan-akan lukisan Mona Lisa itu hidup.

Ngomongin tentang lukisan, ia tak hanya memiliki nilai seni tinggi, tetapi juga mampu mengubah sekelilingnya menjadi lebih menawan, berwarna, dan hidup. Salah satu di antaranya saat lukisan menjadi bagian dari sebuah hunian, seperti rumah tinggal misalnya.

Hadirnya lukisan dalam rumah tinggal seringkali dianggap sebagai pelengkap interior. Namun sebenarnya fungsinya tak sampai disitu saja, karena lukisan juga mampu menciptakan aksen dan nuansa ruang yang menarik bahkan tak jarang mampu mencuri perhatian siapa pun yang melihatnya. Baik itu saat menjumpainya di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, maupun interior lainnya dalam hunian masing-masing.

Percaya atau tidak, tampilan rumah biasanya akan berubah manakala ada sebuah karya seni bernama “Lukisan” di dalamnya. Kesan dan sentuhan yang dihasilkan pun mampu membuat rumah menjadi berbeda dari sebelumnya, salah satunya akan menjadikannya sedikit artistik. Yang mana bakal memberikan keindahan tersendiri bagi pemiliknya, juga orang lain (tamu) yang sewaktu-waktu berkunjung ke rumah.

Dalam budaya Cina yang kental dengan Feng Shui-nya, pemasangan lukisan ternyata tidak bisa diletakkan begitu saja alias sembarangan. Bagi mereka, setiap lukisan memiliki simbolisasi tertentu yang bisa membawa pengaruh besar pada penghuninya. Dalam hal ini setiap lukisan dipasang berdasarkan kebutuhan ruangnya. Alhasil, lukisan seperti ikan koi, burung bangau, pohon bambu, kuda, dan pemandangan alam akan dipajang berdasarkan ilmu Feng Shui yang mereka pahami dan sesuaikan dengan aura hunian berada.

Burung, Pohon, Air Terjun Menyatu Dalam Lukisan
Bagi bangsa Cina, lukisan merupakan bentuk ekspresi dari gagasan dan bahasa yang bisa berfungsi sebagai apresiasi terhadap doa, keyakinan, dan juga harapan. Artinya, lukisan yang memiliki simbol terbaik, diyakini cepat atau lambat akan membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

Seperti masyarakat Cina yang terkenal akan ilmu Feng Shui-nya, dalam memasang lukisan pun ada beberapa hal yang perlu diketahui, apalagi bagi kamu yang baru mulai menyukai lukisan dan ingin memasang di dinding atau dimana saja dalam rumahmu. Kamu nggak mau kan lukisan yang kamu beli menyebabkan ketidaknyamanan ketika selesai dipasang.

Nah, biar lukisan yang kamu pasang menghasilkan kesan menarik, unik, dan mampu memunculkan kesan yang nyaman, tidak ada salahnya kan untuk memperhatikan beberapa hal dibawah ini.

Pertama, sesuaikan dengan tema. Terlihat sepele namun akan lebih bermakna jika lukisan yang kamu pajang memiliki tema. Dengan memperhatikan tema, bukan tidak mungkin lukisan yang dipajang akan bercerita dengan sendirinya tanpa harus memberitahu orang lain yang menyaksikannya.

Kedua, pasang lukisan pada posisi yang tepat. Untuk point yang ini, rata-rata kesalahan yang sering terjadi berulang-ulang adalah pada ketinggian yang tidak tepat. Tak jarang lukisan dipasang pada ketinggian yang membuat orang yang ingin melihatnya harus berusaha ekstra keras terlebih dahulu. Misalnya harus mendongakkan leher lebih ke atas lagi, yang mana berpotensi menjadikan leher pegal-pegal bahkan bisa sakit. Sedangkan disisi lain malah menimbulkan kesan kurang nyaman dan tampilan dinding jadi kurang indah jika dilihat secara visual.

Ketiga, jangan biarkan lukisan tanpa teman. Layaknya seperti manusia, lukisan pun akan menjadi lebih indah jika ada pasangannya atau tidak teman lainnya. Jadi bukan hanya seseorang yang jomblo saja yang bisa merasakan kesepian dan terlihat seperti merana dalam kesendirian, lukisan pun bisa demikian. Bedanya, ini hanya berlaku pada lukisan dengan ukuran kecil. Kalau lukisan dengan ukuran besar, sendirian pun nggak masalah karena dengan kesendiriannya bakal menjadi focal point.

Tak hanya beberapa hal di atas, jika kamu pecinta Feng Shui, maka perlu juga mengetahui aturan dan cara memasang lukisan yang tepat. Sehingga ketika kamu akan memasang lukisan, tidak sembarangan lagi dalam memasangnya.

Menyesuaikannya Dengan Kelahiran
Lukisan Kuda, Screen Shoot Via www.popeti.com
Sebelum memutuskan untuk memasang lukisan, ada baiknya kalau dimengerti dulu arti dari simbol atau gambar pada lukisan yang akan dipajang. Jangan lupakan juga ketentuan elemen warna di lukisan, karena bisa berpengaruh pada penghuninya. Sebaiknya lukisan disesuaikan dengan lambang kelahiran. Misalnya memiliki shio kuda, ada baiknya memasang lukisan kuda dibelakang meja kerja atau menempatkan patung kuda di atas meja.

Lukisan kuda mempunyai makna sebagai penunjang keberhasilan. Tapi tentunya cara pemasangan lukisan ini tidak boleh sembarangan. Tujuannya supaya keberhasilan atau rezeki bisa memasuki rumah, sehingga lukisan kuda itu harus menghadap ke bagian dalam rumah. Kebanyakan orang memasang lukisan bergambar kuda berlari. Cara itu bisa berdampak negatif bagi pemilik hunian. Mengapa? Karena kuda berlari sebagai lambang kalau rezeki juga akan lari keluar rumah.

Jadi kalau akan memasang lukisan yang gambarnya berhubungan dengan shio pemilik rumah, sangat penting memperhatikan hitungan Feng Shui-nya. Seseorang yang memiliki shio macan, tidak diperkenankan untuk memasang lukisan bergambar shio yang bertolak belakang dengan shio-nya. Seperti lukisan bergambar ular dan monyet. Kalau seseorang memiliki shio ular dan monyet, maka tidak disarankan untuk memasang lukisan dengan gambar kucing, singa dan macan. Sangat disarankan untuk memasang elemen khusus shio ini di kantor maupun di rumah. Pastikan elemen shio itu tidak bertentangan, karena akan memicu kondisi tidak harmonis.

Lukisan Yang Membawa Kemakmuran
Pemandangan Alam, Screen Shoot via www.popeti.com
Tak hanya bisa memasang lukisan dengan gambar shio sesuai kelahiran. Terdapat juga lukisan pemandangan yang berdasarkan perhitungan Feng Shui bisa mendatangkan kemakmuran. Lukisan itu seperti lukisan sungai, orang sedang memanen, sawah, gunung dan pemandangan alam lainnya. Kalau memasang lukisan orang yang sedang memanen, maka harapannya pemilik lukisan bisa mendapatkan rezeki melimpah di sepanjang tahun.

Lukisan yang melambangkan kemakmuran lainnya adalah lukisan bergambar burung bangau dan pohon cemara. Lukisan bergambar cemara memiliki simbol sebagai tanaman yang umurnya panjang, kuat dan tahan terhadap cuaca apapun. Sedangkan untuk lukisan burung bangau memiliki arti panjang umur. Lambang kemakmuran terlihat pada pemasangan lukisan bergambar air terjun.

Memajang Lukisan Dengan Cara Tak Bisa
Memajang Lukisan Dengan Cara Tak Biasa
Selain beberapa hal dan aturan di atas, kamu juga bisa memasang dengan cara yang tak biasa. Maksudnya adalah memasang lukisan diluar kebiasaan selama ini, yakni dengan menggantungnya di dinding. Tidak ada salahnya untuk mencoba bereksperimen, apalagi tidak aturan baku bahwa lukisan harus selalu dipasang di dinding.

Ada banyak alternatif dan cara-cara lain yang bisa dicoba dalam memajang sebuah lukisan. Tentunya cara ini tetap bisa membuat interior hunian jadi unik, menarik, dan artistik.

Misalnya, memajang lukisan di atas rak buku gantung dengan cara menaruhnya secara berjajar, sehingga kesan yang hasilkan seperti berada pada sebuah galeri.

Atau bisa juga dengan menaruh lukisan di atas lemari, misalnya lemari penyimpanan yang berfungsi sebagai pembatas ruangan. Agar kesannya lebih menarik dan unik, jangan lupa untuk menaruh hiasan dan juga benda dekoratif lainnya di lemari tersebut.

Jika masih merasa kurang cocok atau mungkin bosan dengan tampilan yang itu-itu saja, kamu bisa mencoba cara yang mungkin jarang sekali orang lain memikirkannya, yang tentu saja tetap mampu menghadirkan kesan yang tidak kalah unik. Ada banyak tempat yang bisa dimanfaatkan untuk memajang lukisan di dalam rumah.

Menaruh lukisan di lantai misalnya. Cara ini tentu belum banyak orang memikirkannya. Padahal nuansa yang diberikan tidak kalah unik dan pastinya akan sangat berbeda dari biasanya. Terlebih lagi cara ini tidak terlalu sulit untuk dipraktekkan. Tapi ada baiknya dicoba pada lukisan yang ukurannya lebih besar ya, biar focal point yang ingin dicapai lebih dapat.

Bagaimana, tertarik untuk mencobanya di rumah masing-masing? Selamat mencoba, semoga bisa membawa manfaat bagi siapa pun yang membaca ulasan singkat ini.

Makassar, 24 September 2016

18 komentar:

  1. kalau lukisan dilantai berarti harus pakai marmer yang ada gambar ya mas, kayak kaca patri. dijendela

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lukisan yang mau dipajang dilantai disesuaikan saja. Butuh biaya lagi kalau harus ganti marmer dan semacamnya.

      Intinya, kembali lagi kreasi dan kesukaan masing-masing dalam memajang lukisan.

      Hapus
    2. hmmm begitu ya mas, pengen sih kamar anak aja yang punya lantai lukisannya. nanti

      Hapus
    3. Kan lukisannya tinggal dipajang saja. Tinggal menyesuaikan dengan kesukaan masing-masing seperti apa.

      Hapus
  2. di rumah ku belum ada lukisan, kemarin ada yang nawarin, karena gak bisa bawa akhirnya ku kasih teman deh, memang harus pintar cari spot dan memasangnya supaya enak dilihat dan sesuai dengan ruangan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... coba lukisannya bisa dibawa pulang, pasti bakalan menambah keindahan interior rumahnya. Tentunya kalau lukisannya dipasang pada spot yang tepat.

      Hapus
  3. Cobain ah dirumah, keren infonya

    Budy | Travelling Addict
    Blogger Abal-Abal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dicoba dirumahnya kalau ada lukisannya atau banyak foto-fotonya. Lumayanlah buat memperindah interior rumah.

      Hapus
  4. Aku paling demen ngatur ngatur posisi penempatan lukisan dan foto foto cantikkku kak . (((CANTIIIK))) wkwkkw.

    Teruuuus kepengennya pake tema ala ala tumblr gitu. Fotonya udah ada, cuma framenya beloooom. *kamu mau nyumbang frame gak kak ?* wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahaha... kalimat terakhirnya bikin ngakak. Pengennya nyumbang, tapi anak kost kaya saya bingung milihin framenya. Habis, di kost adanya foto ukuran 2R sama 10R doank.

      Hapus
  5. bisa dicoba dirumah ini.soalnya drmah hanya penuh poto2

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kebetulan bangad tuh, yuk coba dipraktekkin.

      Hapus
  6. dirumahku gak ada lukisan , mungkin foto bisa disamakan dg lukisan?? kalau kita menatuh foto di dinding dengan cara yang apik tentunya juga bakal indah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Foto juga boleh, tinggal buatin frame aja seperti contoh paling pertama di atas. Framenya juga bisa dibuat sendiri, nggak perlu beli di penjual.

      Hapus
  7. di rumah saya hanya pasang foto keluarga sama pas nikah
    Tapi gambar paling atas itu keren, out of the box

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk, dicoba yang gambar pertama. Pasti bakalan buat rumahnya semakin menarik lagi.

      Hapus
  8. font tulisannya bagus, gimana cara gantinya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masuk ke dashboard blog dulu, baru itu pilih template kemudian klik sesuaikan. Nanti kalau sudah terbuka, klik lagi tingkat lanjut. Nah... di dalamnya ada beberapa pilihan dan salah satunya mengenai pengaturan font tulisan.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...