Selasa, 13 Oktober 2015

Karena Kompasiana, Aku Bertemu Dengan Orang-Orang Hebat (Part 1)

Kembali lagi teman-teman, masih melanjutkan tulisan sebelumnya yang terpotong di tengah jalan. Semoga saja teman-teman tidak bosan dan masih ingin membaca kelanjutannya. Lumayan kan buat nambah pengetahuan dan dijadikan sebagai motivasi, khususnya dalam dunia kepenulisan.

Daripada teman-teman kelamaan penasarannya dan pada akhirnya meninggalkan lapak saya, yuk disimak ulasan selanjutnya di bawah ini. Di baca sampai tuntas ya teman-teman!

Karena Kompasiana, Aku Bertemu Mas Isjet

Seperti yang dikatakan mas Nurulloh saat event Kompas Kampus sebelumnya bahwa akan ada acara di bulan berikutnya, yakni bulan April. Acara yang di maksud tak lain adalah “Kompasiana Blogshop Go To School Bareng JNE”, dimana acara tersebut yang menjadi moderator adalah mas Nurulloh dan salah satu narasumbernya adalah mas Isjet.

Sama seperti sebelumnya, sebagai Kompasianer akut tidak mau ketinggalan acara tersebut. Terlebih lagi, aku juga penasaran dengan salah satu admin Kompasiana yang biasa di panggil mas Isjet.

Pucuk di cinta ulam pun tiba, akhirnya lewat acara tersebut aku bertemu dengan mas Isjet dan juga dengan mas Nurulloh kembali. Bahkan sempat juga ngobrol beberapa saat mengenai dunia menulis dan kompasiana dengan mas Isjet serta mas Nurulloh sebelum mengabadikan moment langka tersebut.
Dokumen Pribadi

Karena Kompasiana, Aku Bertemu Dengan Mas Kevin, Mas Diki, dan Bupati Bantaeng

Masih dibulan yang sama dengan acara “Kompasiana Blogshop Go To School Bareng JNE”, Makassar kembali menjadi kota yang di tuju oleh Kompasiana. Kali ini acaranya diadakan di kabupaten Bantaeng, dimana merupakan hasil kerjasama dengan Yayasan Peduli Danamon. Acaranya sendiri bertajuk “Festival Pasar Rakyat”.
Dokumen Pribadi
Seperti event-event sebelumnya, Kompasianer kembali di undang dalam acara ini dan kuota yang dibutuhkan sebanyak 11 orang. Aku pun kembali mendaftar dan berhasil terdaftar menjadi peserta yang akan ikut ke acara tersebut.

Saat hari H, ternyata yang bisa ikut hanya 5 orang saja. Akhirnya kami pun berangkat ke Bantaeng bersama dua admin Kompasiana, yakni mas Kevin dan mas Diki. Waktu itu saya dan kedua teman serta seorang kompasianer lagi bertemu dengan mas Kevin dan mas Diki di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, sedangkan satu orang lagi (Heriyanto Rentalino) menunggu di pinggir jalan karena kendaraannya lagi rusak.

Sesampai di Bantaeng, kami pun mengikuti acara sampai selesai dan sebelum pulang menyempatkan ngopi di Pantai Marina bersama Kompasianer asal Bantaeng dan Kompasianer lain yang sempat ke sana. Saat sedang ngopi Kompasianer Bantaeng yang juga Humas Pemda Bantaeng mengatakan bahwa jika ingin bertemu pak Bupati bisa langsung saya hubungkan dengan beliau. Kami pun tidak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan langsung mengiyakan saja.

Benar saja, tak berselang lama, Kompasianer sekaligus Humas Pemda Bantaeng tersebut mengajak kami untuk bertemu pak Bupati. Kami pun segera bergegas menuju kantor Bupati. Disana kami disambut dengan ramah dan tidak memerlukan waktu lama untuk bertemu pak Bupati di ruang kerjanya yang sekaligus ruang rapat.
Dokumen Pribadi
Karena Kompasiana, Aku Akhirnya bertemu Kang Pepih

Pepih Nugraha, begitulah nama lengkapnya yang sekaligus adalah COO Kompasiana. Beliau juga biasa di panggil Kang Pepih. Seorang sosok yang tidak asing lagi bagi para Kompasianer, karena berkat beliaulah Kompasiana ini hadir ditengah-tengah masyarakat. Sebuah media yang menampung seluruh unek-unek warga yang selama ini kurang di apresiasi oleh media lainnya. Media yang menjadikan warga biasa dari tidak ada apa-apanya menjadi dikenal oleh banyak orang dan masih banyak lagi.

Contoh kecilnya aku sendiri, seorang bocah yang awalnya tidak tahu menahu dengan dunia tulis menulis, akhirnya mulai bisa menulis bahkan perlahan-lahan menginspirasi orang di sekililing saya untuk ikut menulis. Namun sebagai bocah yang baru mengenal dunia menulis, aku juga punya idola dan salah satunya adalah Kang Pepih.
Dokumen Pribadi
Seperti kebanyakan orang, aku juga berharap suatu saat akan bertemu dengan orang yang aku idolakan. Dan benar saja, harapan tersebut akhirnya terwujud juga, tepatnya bulan Mei lalu saat acara pengenalan Non Tunai dari Bank Indonesia yang bekerjasama dengan Kompasiana.

Ceritanya begini, sehari sebelum acara “Jelajah Non Tunai dan Kompasiana Nangkring Bareng BI”, aku sempat mengomentari status yang ditulis Kang Pepih di akun Facebooknya. Dimana dalam komentar tersebut, aku berharap bisa bertemu dengan sosok yang aku idolakan. Eh... besoknya impian tersebut terkabulkan, ternyata Kang Pepih ikut juga dalam acara tersebut bersama mas Nurulloh. Sebagai seorang fans, aku tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada, yakni mengabadikan moment langka tersebut.

Sampai disini dulu ya... ceritanya, nanti kapan-kapan lagi dilanjutin kisahnya. Semoga bisa membawa manfaat dan bisa dijadikan sebagai salah satu motivasi bagi siapa pun yang membaca tulisan ini.

 Makassar, 9 Oktober 2015

Catatan :
Di sadur dari akun Kompasiana Saya.

14 komentar:

  1. wuihhh seru ya alhamdulillah bisa bertemu orang-orang hebat yang tentunya bisa menginspirasi kita, saya belum pernah ikutan kompasiana nangkring, pengen ikutan sekali-kali

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah Mbak, seru juga.
      Iya, bertemu dengan orang-orang hebat bisa memberikan magnet tersendiri atau motivasi untuk bisa mencapai tahap seperti mereka.

      Hapus
    2. Hari ini saya ingin mengunkapkan tentang perjalanan hidup saya,karna masalah ekonomi saya selalu dililit hutang bahkan perusahaan yang dulunya saya pernah bagun kini semuanya akan disitah oleh pihak bank,saya sudah berusaha kesana kemari untuk mencari uang agar perusahaan saya tidak jadi disitah oleh pihak bank dan akhirnya saya nekat untuk mendatangi paranormal yang terkenal bahkan saya pernah mengikuti penggandaan uang dimaskanjeng dan itupun juga tidak ada hasil yang memuaskan dan saya hampir putus asa,,akhirnya ketidak segajaan saya mendengar cerita orang orang bahwa ada paranormal yang terkenal bisa mengeluarkan uang ghaib atau sejenisnya pesugihan putih yang namanya Mbah Rawa Gumpala,,,akhirnya saya mencoba menhubungi beliau dan alhamdulillah dengan senan hati beliau mau membantu saya untuk mengeluarkan pesugihan uang ghaibnya sebesar 10 M saya sangat bersyukur dan berterimakasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala berkat bantuannya semua masalah saya bisa teratasi dan semua hutang2 saya juga sudah pada lunas semua,,bagi anda yang ingin seperti saya dan ingin dibabtu sama Mbah silahkan hubungi 085 316 106 111 saya sengaja menulis pesan ini dan mempostin di semua tempat agar anda semua tau kalau ada paranormal yang bisah dipercaya dan bisa diandalkan,bagi teman teman yang menemukan situs ini tolong disebar luaskan agar orang orang juga bisa tau klau ada dukun sakti yg bisa membantuh mengatasi semua masalah anda1.untuk lebih lengkapnya buka saja blok Mbah karna didalam bloknya semuanya sudah dijelaskan PESUGIHAN DANA GHAIB TANPA TUMBAL

      Hapus
  2. o jadi ketemuan dengan kompasiana ada lanjutannya ya pak.
    betewe udah di sampein belom salam saya buat kang naruloh tea teh atuh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... masih ada lanjutannya pak. Belum di sampein, nanti deh kalau ada acara Kopdar bareng Kompasiana lagi.

      Hapus
  3. Artinya bukan saja ketemu, tetapi bagaimana inspirasi bisa menjadi sebuah ide. Sukses dgn kompasiananya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju, dengan adanya pertemuan diharapkan bisa memberi inspirasi kemudian inspirasi tersebut menghasilkan sebuah ide.

      Amiin...

      Hapus
  4. iya banyak orng hebak disana...terutama berkaitan dgn writing & reporting ya.
    btw salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak bangad. Bisa dibilang di Kompasiana berkumpul para master dibidang kepenulisan, baik wartawan, blogger hebat, dan masih banyak lagi.

      Salam kenal juga.

      Hapus
  5. senengnya bis aketemu orang hebat..
    saya sih bukan kompasianer, tapi mungkin kalo saya judulnya bisa diganti "karena blog aku bis abertemu dengan....."

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari blog juga bisa bertemu orang hebat. Apalagi banyak blogger hebatnya Indonesia.

      Hapus
  6. Selamaaaat ya bisa ketemu para blogger kereen itu.. Kopdar dan event2 seerti ini pasti seru memaaaang ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, acara kopdar dan event selalu seru dan sayang jika tidak dihadiri.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...