Rabu, 01 Juli 2015

Tips Sehat Untuk Yang Berpuasa di Bulan Ramadhan

Tips Sehat Untuk Yang Berpuasa di Bulan Ramadhan
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, www.dpunik.com
Puasa adalah suatu ibadah yang di wajibkan kepada umat muslim, di mana merupakan yang di anjurkan dalam islam setelah shalat dan zakat. Puasa mempunyai nilai tersendiri karena pahalanya ditentukan oleh Alloh SWT. Dalam ajaran Islam, puasa terbagi menjadi dua bagian, yaitu puasa wajib dan puasa sunnah. Untuk puasa wajib hanya ada sekali dalam setahun, yakni di bulan ramadhan.
 
Sedangkan puasa sunnah hampir ada setiap harinya. Salah satu contohnya, yakni puasa pada hari senin dan kamis. Puasa sunnah ini yang paling sering dikerjakan oleh nabi Muhammad SAW, karena pada kedua hari tersebut raport amalan kita dilaporkan oleh malaikat pada Alloh swt. Namun sayangnya, masih jarang orang yang mau melaksanakan puasa sunnah. Alasannya karena takut penyakitnya akan kambuh atau timbulnya penyakit maag. Selain itu, karena biasanya pada puasa sunnah kebiasaaan orang untuk bersahur tidaklah lazim suasananya.

Padahal jika di lihat dari sisi kesehatan, banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari menjalankan ibadah puasa ini. Baik itu puasa wajib yang adanya sekali dalam setahun, di mana kita di wajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh, maupun puasa sunnah yang hampir setiap hari ada. Tapi untuk bisa mendapatkan manfaat dari puasa itu sendiri, kita perlu menjalankannya dengan aturan yang baik dan benar, serta tidak asal-asalan.

Lalu, aturan yang baik dan benar itu sendiri seperti apa? Yuk, simak ulasan singkat di bawah ini jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari ibadah puasa yang di jalankan!

Jangan Lupa Sahur

Melakukan sahur adalah sebuah sunnah dan nabi mengatakan di dalamnya terdapat berkah, meski hanya dengan minum air putih. Di mana dalam sebuah hadist disebutkan bahwa “Bersabda Rasulullah SAW: “Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar”.

Kenapa sahur itu penting bagi kita yang menjalankan puasa? Karena saat menjalankan ibadah puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 13 jam (Wilayah Indonesia). Untuk itu supaya tubuh kita dapat menjalankan fungsinya dengan baik, maka sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis di saat sahur akan membua cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

Selain itu, dengan melakukan sahur kita juga akan mendapatkan manfaat sebagai berikut :
  • Menyiapkan energy untuk aktifitas kita di siang harinya, 
  • Menurunkan keasaman dari cairan isi lambung, meski dengan air putih. Pada sebagian orang minum air putih di pagi hari diangggap sebagai obat, hal ini disebabkan air yang di minum pagi hari dalam jumlah banyak akan dengan mudah dikeluarkan melalui air kencing (urin), bersama-dengan kototran-kotoran yang berasal dari dalam tubuh.

Usahakan Untuk Tidak Tidur Setelah Sahur

Tidur setelah sahur atau juga pada siang hari pada kurang baik bagi lambung yang sedang mengalami perandangan, karena tidur akan menyebabkan peningkatan gerak saluran cerna sehingga pengosongan lambung lebih cepat, pengeluaran asam lambung juga meningkat. Hal ini disebabkan pada saat tidur keluaran hormone non katekolamin meningkat . Hormon ini akan meningkatkan sekresi asam lambung dan gerak usus. Akibatnya saat bangun tidur perut kita menjadi lebih terasa lapar.

Tetap Beraktivitas

Tetaplah beraktivitas meski hanya dengan membaca. Jika seseorang itu terjaga apalagi beraktifitas, maka otak akan merangsang keluaran hormone katekolamin. Hormone ini mempunyai efek mengurangi keluaran asam lambung dan enzim pencernaan, mengurangi gerak usus, serta menghancurkan simpanan gula dan lemak yang ada di dalam tubuh.

Atau bisa juga dengan melakukan olahraga ringan, karena menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

Hindari Stress

Stress apapun bentuknya dapat menyebabkan dua efek negative sekaligus. Yang pertama, yakni sekresi asam lambung berlebih yang dapat merusak dinding lambung dengan cepat. Sedangkan yang kedua adalah menipiskan lapisan lendir pelindung dinding lambung. Jadi dinding lambung sangat beresiko terjadi perlukaan bila seseorang sedang menghadapi tekanan/stress. Atasi stress dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah agar jiwa menjadi tenang.

Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah mengontrol emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.

Cepatlah Berbuka

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras. Untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

Makanlah secukupnya Seperti Yang di Anjurkan Rasulullah

Biasanya, ketika mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan di atas meja. Padahal ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, di mana setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat. Bisa juga dengan gunakan jeda, yakni menjalankan shalat magrib terlebih dahulu sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Kemudian setelah shalat barulah melanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

Untuk makan bila terasa lapar dan berhentilah sebelum kenyang karena dengan volume yang sedang, otot lambung cukup kuat tapi relaks untuk melakukan kontraksi guna mencerna makakan menjadi chime yang siap di serap. Makan tidak terlalu kenyang juga menjadikan dinding lambung tidak akan teregang terlalu kuat sehingga akan mengurangi nyeri dan efek robekan pada dinding yang meradang. Ibarat balon jika kita meniup udara terlalu banyak maka dinding balon akan menjadi lebih tipis, dan resiko meledak/pecah lebih tinggi.

Konsumsi Cukup Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

Semoga tips singkat di atas dapat memberikan manfaat bagi siapa pun yang membacanya.

Makassar, 1 Juli 2015

28 komentar:

  1. hem tips yang sangat bermanfaat mas, kalau saya biasa buka puasa seadanya dulu karena kalau kekenyangan nanti bisa malas tarawih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama mas, saya juga gak terbiasa langsung menyerbu makanan. Bukanya yang biasa aja dulu dan kebanyakan habis shalat tarawih baru makan malam.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Hahaha... selalu yang pertama ya mas.

      Hapus
  3. Balasan
    1. Makasih Mbak Lis untuk apresiasinya.

      Hapus
  4. yaaa, kalo saya selalu tidur habis sahur
    soalnya, masuk kerjanya sore
    he he h

    tipsnya mantep mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... Habis shubuh aja mas baru tidur kembali.

      Hapus
  5. poin yang ke satu pasti aku lakukan ternyata tidak boleh ya mas hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajib sahur Mbak Ipah kalau mau puasa, baik itu di bulan ramadhan maupun puasa sunnah lainnya.

      Hapus
  6. Terima mas tipsnya, sangat bermanfaat, ternyata tipsnya banyak sekali, saya terkadang pernah ketiduran sehabis sahur, ternyata tidak baik. Dan juga sahur itu terdapat keberkahan, kata Rasulullah SAW, jadi kita harus mengutamakan sahur dalam berpuasa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama mas Aldi. Alhamdulillah kalau bermanfaat. Lumayan banyak sih, tapi saya coba mengulas yang simple aja dan mudah untuk di ingat.

      Hapus
  7. habis sahur sebaiknya jangan tidur ya, hehehe, masih susah deh kalo yang ini, tapi dicoba deh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul tuh Mbak, patut untuk di coba dulu.

      Hapus
  8. Wahhh kece nih artikel. Mksh ya mas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mbak dan terima kasih juga untuk apresiasinya.

      Hapus
  9. tipsnya pas banget buat yg lagi ngejalanin puasa

    BalasHapus
  10. Di bulan puasa badan malah terasa lebih fit ga mudah lapar, beda kalo ngga puasa, baru makan sejam lalu wis lapar lagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah... patut di tiru nih. Berarti sudah biasa menjalankan ibadah puasa ya.

      Hapus
  11. syukran tipsnya, bener banget jika makan trll kenyang eneg di perut, dmn tadinya kosong tiba2 dibebani kerja berat. makan secukupnya ala Rosulullah is t best. berbuka disegerakan sahur diakhirkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Mbak, seharusnya yang di lakukan demikian bukan malah makan kaya orang kelaparan.

      Hapus
  12. biasanay saya sahur sedikit, tapi yang penting minum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak masalah Mbak sahur sedikit. Kalau memang di rasa sudah cukup, mau bagaimana lagi. Benar bangad, yang penting cairan harus di banyakin, termasuk air.

      Hapus
  13. makasih tipsnya :) sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, alhamdulillah kalau di rasa bermanfaat.

      Hapus
  14. Penting bgd memang dah makan sahur, bekal aktivitas seharian..tp ya begitu..sering ketiduran, alarm gk mempan, patrol jg, tau dah, tdur udh kyak pingsan aja..
    Tengkiu tipsnya yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kasurnya mungkin terlalu empuk ya Mbak sampai tidurnya keenakan begitu. Hehehe...

      Sama-sama Mbak.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...