Sabtu, 25 Juli 2015

Bahaya Memasak Mie Instan Bersamaan Dengan Bumbunya

Ilustrasi
Mi instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya.

Saat ini, Indonesia adalah produsen mi instan terbesar di dunia. Dalam hal pemasaran, pada tahun 2005 Tiongkok menduduki tempat teratas, dengan 44,3 miliar bungkus, disusul dengan Indonesia dengan 12,4 miliar bungkus dan Jepang dengan 5,4 miliar bungkus. Namun demikian, Korea Selatan mengonsumsi mi instan terbanyak per kapita, dengan rata-rata 69 bungkus per tahun, diikuti oleh Indonesia dengan 55 bungkus, dan Jepang dengan 42 bungkus.

Tapi, tahukah anda ternyata memasak mi instan bersamaan dengan bumbunya ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan kita?

Hal ini merupakan peringatan bagi kita semua, karena MSG (Monosodium glutamate) bila dimasak di atas 120 derajat celcius akan berpotensi menjadi Karsinogen, pencetus kanker. Cobalah lihat perhatikan bungkus setiap mi instan yang dijual, petunjuk memasak yang dianjurkan adalah dengan memasak mi terlebih dahulu, barulah ditaburi dengan bumbunya. Jangan pernah memasak mi instan berbarengan dengan bumbunya, karena akan berbahaya bagi tubuh, bahkan bisa memicu terjadinya kanker.

Dari hasil penelitian, sering mengkonsumsi mie instant selama 4 hari berturut-turut berpotensi kanker, mioma, kista atau amandel. Jika anda tidak percaya, cobalah ambil kuah/bumbu mie instant lalu taburkan ke atas pot yang berisi bunga/tumbuhan. Beberapa hari kemudian bunga/tumbuhan tersebut akan layu/mati. Berlaku dalam skala ukuran (1 : 1).

Penting bagi wanita! Tidak disarankan makan bayam & tahu bersamaan, karena jika digabungkan akan membentuk senyawa yg bisa mengakibatkan terbentuknya batu / kista dalam tubuh.(Hasil penelitian Prof. Dr. Asbudi,SPOG).

Jangan makan mentimun saat haid karena bisa menyebabkan darah haid tersisa di dinding rahim, setelah 5-10 hari dapat menyebabkan pembentukan kista dan kanker rahim.

Semoga informasi yang sedikit ini bisa membawa manfaat bagi siapapun.

Makassar, 25 Juli 2015

Sumber Referensi :
*Sebarkanlah.com dan aku teringat kembali dengan apa yang dikatan oleh guru Kimia di sekolahku (SMA) dulu*  

10 komentar:

  1. Alhamdulillah saya sudah nggak memakai cara diatas karena sudah mengetahui bahayanya sejak dulu.

    Salam dari Admin: Super Responsive

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gitu ya, asyik donk udah lama tahu bahayanya. Jadinya bisa melakukan cara masak yang benar.

      Hapus
  2. sejak istri saya bertambah ngga pernah lagi masak mie instan sendiri, jadinya tinggal santap sekarang mah atuh saya mah kang...gimana, coba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah ada yang siapin langsung ya. Tinggal tunggu dipanggil mau makan kapan atau mau makan gak gitu.

      Hapus
  3. Untung gak pernah masak mie instan langsung dengan bumbunya.. biasanya bumbu ditaruh di dalam mangkuk... hehehehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... biasa makan mie juga ya. Baguslah kalau mienya gak gak di masak bersamaan dengan bumbunya.

      Hapus
  4. Wah, dulu waktu kecil pernah begitu, tapi seterusnya dipisah karena kalo dimasak bareng bumbu, airnya suka kebanyakan. Bumbunya jadi gak berasa deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kaya saya waktu kecil, tiap masak mie selalu kebanyakan airnya.

      Hapus
  5. kebetulan saya jarang makan mie instan, sudah bukan anak kos lagi, he, he...trims infonya

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...