Jumat, 26 Juni 2015

Yuk, Bangun Kebiasaan Menulis

Bangun Kebiasaan Menulis
Bangun Kebiasaan Menulis
Banyak penulis pemula yang mengagungkan mood. Baru bisa menulis ketika mood itu hadir. Saat sedang semangat, tulisannya akan terus mengalir. Sementara ketika motivasi menulis itu hilang dan berhentilah semua tulisan-tulisannya.
 
Penulis yang baik semestinya tidak berada dalam kendali mood. Melainkan, mereka berhasil berkompromi dengan dorongan menulis tersebut. Mereka menciptakan momen yang mendorong mereka menulis lagi dan tidak hanya duduk diam menunggu saat berharga itu datang.

Salah satu cara untuk menaklukkan mood menulis yang datang dan hilang adalah dengan membangun kebiasaan menulis. Saat menulis menjadi rutinitas dan kebutuhan, penulis akan mencari cara untuk melakukannya, meski kesibukan harian mereka padat oleh kegiatan lain.

Membangun kebiasaan menulis bisa dilakukan lewat latihan menulis setiap hari. Latihan menulis setiap hari bisa menumbuhkan ke disiplinan dalam dirimu. Rutin menulis juga akan membantumu lebih mudah berhadapan dengan writer’s block. Selain itu, bisa menjadi cara untuk mencari tahu kapan waktu yang tepat untukmu melakukan kegiatan menulis dan seberapa banyak kamu bisa menulis dalam durasi waktu tertentu. Mengetahui hal-hal tersebut akan berguna saat kamu mengerjakan naskah bukumu. Kamu bisa memperkirakan seberapa lama kamu akan berjibaku dengan sebuah naskah hingga selesai.

Agar latihan menulis harianmu tidak sia-sia, ada beberapa cara yang bisa kamu terapkan. Cara-cara ini sangat mudah dilakukan, yang dibutuhkan hanyalah kedisiplinan. Melakukannya setiap hari akan memberi manfaat besar bagimu. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan, yaitu:

Menulislah setiap hari

Menulislah di mana saja dan kapan saja. Siapkan buku catatan. Alokasikan waktu khusus untuk menulis. Variasikan waktu menulis untuk mengetahui kapan momen yang paling pas untuk mengeluarkan ide-ide dalam kepalamu. Kamu juga dapat menggunakannya untuk melakukan eksperimen terhadap tulisanmu, seperti mencoba gaya menulis yang berbeda atau jenis tulisan yang belum pernah kamu coba.

Pasanglah target kecil

Menulis 500 kata setiap hari menjadi hal yang mudah bagi beberapa orang. Namun ada juga yang keberatan. Tidak perlu memasang target muluk-muluk menulis tiga ribu kata setiap hari. Targetkan sesuatu yang bisa kamu raih. Dengan bisa menepati targetmu setiap hari, kepercayaan dirimu akan meningkat.

Beri batasan waktu

Jika kamu memiliki kegiatan yang padat, kamu bisa menggunakan batasan waktu menulis harian. Menulislah selama 30 menit sehari. Jangan khawatir jika kamu hanya mendapatkan satu kalimat atau satu paragraf, yang paling penting adalah dalam 30 menit tersebut kamu harus menulis.

Melalui batasan waktu yang kamu tetapkan, nanti kamu akan bisa mengetahui sejauh mana kemampuan kamu menulis dalam 30 menit. Sehingga, lain kali saat mengerjakan proyek buku, kamu bisa menghitung berapa lama yang kamu butuhkan untuk menulis hingga 50000 kata.

Beri hadiah pada dirimu sendiri setiap kali mencapai target tertentu 

Berhasil menulis sepuluh hari berturut-turut? Belilah es krim atau cokelat untukmu. Hadiah ini akan menjadi penyemangat kamu untuk menepati jadwal yang sudah kamu buat.

Makassar, 26 Juni 2015

Sumber Bacaan :
www.nulisbuku.com
 

32 komentar:

  1. wah boleh juga tuh tipsnya, semoga dengan membaca ini saya lebih rajin menulis :) terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amiin... Semoga terkabul.
      Yuk, di coba tipsnya. Siapa tahu memberikan hasil.

      Hapus
  2. Balasan
    1. Yuk, di coba. Siapa tahu bisa meningkatkan kualitas menulisnya.

      Hapus
  3. Wah, nice artikel nih. Cocok untuk pemula kayak saya:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya udah, mungkin bisa coba diterapkan.

      Hapus
  4. pasang target, saya mau coba deh ikuti tips ini, kayanya kalo di pasang target menumbuhkan rasa ingin menulis

    BalasHapus
  5. dengan menerapkan tips diatas, insyaallah dalam membuat artikel akan jadi lebih mudah dan gampang...

    BalasHapus
  6. Draft novel saya terbengkalai, nih. Kalau ngeblog diitung nulis juga, kan? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyiknya yang bisa nulis novel. Iya tetap di itung Mbak.

      Hapus
  7. Mungkin karena nggak pernah memberi hadiah kpd diri sendiri, semangat menulis pun jd kembung kempes..hadeehh..
    Tengkiu tipsnya yak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa jadi gara-gara demikian atau juga karena ada hal lain yang menjadi penghalangnya.
      Sama-sama Mbak, di terapkan yuk tipsnya.

      Hapus
  8. Pengen bisa nulis tiap hari tapi tetep aja banyak hambatan, memang kudu dipaksa ya...:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti harus di paksa buat melakukan hal lebih dari biasanya.

      Hapus
  9. target saya nulis di blog 2-3 hari, kalo lebih dari itu pasti penyakit malas nanti menghampiri,.....................

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu saja dulu yang di ikuti, nanti juga lama kelamaan bakalan ingin melakukan yang lebih dari itu. n

      Hapus
  10. Makasih infonya. Sangat membantu sekali. ^^

    BalasHapus
  11. Makasih infonya. Sangat membantu sekali. ^^

    BalasHapus
  12. setuju mas, yang terpenting menulis itu seperti kebiasaan yang harus dibiasakan
    soalnya bahaya kalo menulis tergantung mood semata
    he he he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe...
      Iya, semuanya harus di biasakan. Termasuk menulis juga, harus di biasakan biar pun lagi gak punya mood bagus.

      Hapus
  13. Mood nulis bisa aku bangun kalo siang hari dan bukan bulan puasa, dengan makan nasi padang dulu terus minumnya es cincau.. Kalo malam hari, nasi goreng yang pedas atau mie rebus yang pedas... Bagus infonya pa, bikin semangat nulis.. hehe :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uniknya juga cara untuk hadirin mood menulisnya. Semoga semangat menulisnya bangkit setelah membaca tulisan ini tanpa harus makan dulu.

      Hapus
  14. Baru nyadar kalau ternyata aku masih jadi budaknya mood, Mas. Kalau mau nulis nunggu good mood dulu.

    Yang memberi hadiah buat diri sendiri itu bisa dicoba banget ya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sepertinya harus dibalik ya mulai sekarang, mood harus jadi budak bukan sebaliknya.

      Yuk, di coba Mbak Icha ngasih hadiah buat diri sendiri.

      Hapus
  15. Saya gak terlalu suka nulis dan gak terlalu suka baca, tapi sejak ngeblog jadi kudu suka nulis dan suka baca...nah membangung kebiasaanya lewat ngeblog deh ehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... gara-gara ngeblog kebiasaan jadi ikutan berubah yang Mbak. Banyak manfaatnya juga yah ternyata kalau main blog.

      Hapus
  16. kalau saya biasanya tergantung waktu luang :-D nunggu anak2 sekolah atau anteng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak masalah kok Mbak Lidya, kan yang harus di dahulukan kewajiban sebagai seorang ibu dulu baru setelah itu kerjain yang lainnya.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...