Jumat, 24 April 2015

Kisah Mistis Dibalik Malam Jum'at Kliwon

Kisah Mistis Dibalik Malam Jum'at Kliwon
Kisah Mistis Dibalik Malam Jum'at Kliwon
Alhamdulillah, akhirnya bisa istirahat juga setelah melewati malam yang sedikit mencekam dan melelahkan. Namun sebelum diri ini termakan oleh rayuan empuknya tempat tidur dan di kalahkan oleh rasa ngantuk yang begitu kuat, tak ada salahnya jika aku menengok blog terlebih dahulu yang sempat tak ku tengok selama satu hari. 
 
Kali ini aku akan menghadirkan sebuah kisah yang akan membuat bulu kuduk teman-teman sedikit merinding. Sebuah kisah yang aku alami dari sebelum magrib sampai sebelum adzan shubuh berkumandang beberapa jam lalu. Seperti yang aku katakan bahwa kisah ini akan membuat bulu kuduk merinding karena dari semalam sampai sebelum shubuh suasana kost yang saat ini aku tempati sedikit berubah. 

Entah ada angin apa, kost yang aku tempati berubah menjadi sunyi mendadak setelah sehabis isya dan lama kelamaan menjadi sedikit mencekam. Padahal di malam-malam sebelumnya selalu berisik seperti orang yang sedang melakukan tawar menawar di pasar. Mulai dari kerjanya dengarin dangdut semalaman, bercanda sampai ketawa gede-gede, nonton film di laptop bersama penghuni lainnya, sampai main game pun juga banyak. Bahkan tidak jarang suasana berisik tersebut berlangsung sampai dini hari alias menjelang waktu shubuh baru berhenti.

Akan tetapi, semalam semua aktivitas yang aku sebutkan mendadak sirna bak di telan bumi. Dari yang sebelumnya ramai berubah menjadi sedikit sunyi dan mencekam seperti di film-film horror. Tak seperti biasanya penghuni kost mengunci rapat-rapat pintu kamar masing-masing sehabis isya. Aku yang sehabis shalat isya tertidur dan saat terbangun pukul 20.00 lewat jadi bertanya-tanya. Ada apa dengan malam ini, kok suasananya gak seperti biasanya? Padahal ini kan malam jum'at, malam yang yang baik menurutku.

Karena aku orangnya suka penasaran, maka aku pun mencoba mencari tahu ada apa sebenarnya. Dengan bermodal laptop, modem dan Smartphone di tangan, aku pun mencari tahu di dunia maya yang sebenarnya terjadi. Tidak menunggu lama, aku pun menemukan apa yang membuatku penasaran. Ternyata... malam jum'at kali ini sesuai penanggalan jawa bertepatan dengan malam jum'at kliwon. Malam yang konon katanya paling ditakuti oleh orang jawa dahulu kala.


Kisah Mistis Dibalik Malam Jum'at Kliwon
Malam Jum'at Lagi Mblo
Seketika dan spontan bulu kuduk pun ikut berdiri tanpa disuruh setelah mengetahui bahwa ternyata malam jum'at kliwon. Pantasan saja setelah isya sudah pada sunyi, senyap, mencekam, dan sedikit horror. Ternyata.... oh ternyata, ini toh salah satu penyebabnya.

Namun... setelah itu tak hanya bulu kuduk yang ikutan berdiri, menjelang tengah malam perasaan pun mulai gak enak. Belum lagi ditambah hanya aku saja yang belum tidur dan suasana di luar kamar sepi mencekam serta agak gelap karena semua lampu di matikan. Sedangkan di sisi lain, perut juga ikutan memberontak karena belum mendapatkan jatah makan malam. Al hasil, gabungan keduanya berhasil membuat perasaanku menjadi campur aduk seperti adonan kue.

Untuk menghilangkan semua perasaan tersebut, aku pun mencoba untuk tidur. Tapi apa mau di kata, mata ini tidak mau ikut terpejamkan juga. Yang ada tetap terjaga seperti orang yang takut akan terjadi sesuatu. Semakin aku berusaha untuk memejamkannya, semakin kuat pula ia mempertahankan posisinya yang tetap terjaga. Berhubung tidak mau nurut dan perut semakin memberontak, aku pun memberanikan diri untuk membuka pintu kamar untuk keluar mencari makan tengah malam sekitar pukul 01.00.

Dengan sekuat tenaga aku mengumpulkan semua keberanianku untuk berjalan di tengah gelapnya kost yang aku tempati. Rasanya seperti sedang menelusuri lorong gelap yang mungkin saja dipenuhi dengan berbagai jebakan tak terduga. Pelan tapi pasti, bulu kuduk pun akhirnya ikutan berdiri seirama dengan langkah kaki yang perlahan-lahan aku pijakkan dilantai. Semakin mendekati tangga turun perasaan pun semakin gak karuan, di mana kolaborasi rasa lapar dan takut berhasil membuatku sedikit lemas serta berkeringat. Bahkan bibir ini tanpa disuruh langsung komat kamit seperti dukun yang sedang membaca mantra.

Singkat cerita, aku pun berhasil melewati semuanya dengan selamat. Dalam hati aku berkata "ternyata modal nekat itu ada juga gunanya". Buktinya aku berhasil melewati suasana mencekam malam ini. Sesampai di kamar, aku pun dengan santai memakan makanan yang telah aku beli. Setelah selesai makan, aku kembali mencoba untuk tidur. 

Tapi... baru ngerasain enaknya tidur, tiba-tiba aku mendengar ada yang mengetok pintu kamar sebanyak 3 kali. Aku pun sontak kaget dan pura-pura diam untuk memastikan apakah pintu akan di ketok kembali apa tidak. Sekitar 10 menit kemudian, pintu kembali di ketok dan kali ini di sertai dengan panggilan yang di mulai dari nada pelan terlebih dahulu. Di ketokan ketiga baru aku memberanikan diri untuk menyahut karena suaranya yang memanggil sudah terdengar jelas. Rasa was-was pun jadi hilang karena ternyata bukan pencuri dan ..... (isi sendiri).

Ketika aku membuka pintu, wajah yang mengetok pintu kamarku sedikit ketakutan. Aku pun bertanya dan dari jawabannya aku sedikit kaget karena salah satu temannya (wanita) tiba-tiba saja kerasukan sehabis dari kamar mandi. Setelah saya selidiki, ternyata yang bersangkutan di sambut oleh makhluk astral saat membuka pintu kost tanpa memberi salam terlebih dahulu. Tak sampai di situ saja, makhluk tersebut mengikutinya sampai ke kamarnya bahkan ke kamar mandi juga sebelum berakhir dengan kerasukan saat kembali ke kamarnya.

Dan katanya lagi, makhluk yang mengikutinya sama dewasanya dengannya, berpakaian warna merah, saat di kamar mandi sempat ditawari air dan diperintah untuk di minum. Setelah itu, terjadilah kerasukan dan baru berhenti ketika pengantar sebelum adzan shubuh di masjid berkumandang.

Sekian dulu ya cerita mistis dibalik malam jum'at yang aku lalui semalam, udah gak tahan dengan godaan kasur yang empuk nih.

Makassar, 24 April 2015

38 komentar:

  1. malam jumat kliwon memang penuh misteri mas, sampai-sampai ada lagu jumat kliwon oleh jhoni iskandar dan pmr nya, ada filmnya juga yang diperankan oleh suzzanna

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gitu ya mas. Soalnya semalam tuh merupakan pengalaman baru buat saya.

      Hapus
  2. ternyata jum'at kliwon malam yang penuh dengan misteri, kalo saya dikosan nggak terlalu menyeramkan, meskipun kebanyakan dari jawa. Memang sebagian masyarakat jawa masih percaya dengan mitos tersebut. Untung mas Arif berhasil mengambil makanan, hehe.. Kalo saya berani juga, kalo terpaksa, hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, ternyata misteri tentang jum'at kliwon benar-benar ada.
      Hehehe.... kalau terpaksa, apa aja bisa di lakukan.

      Hapus
  3. malam jumat kliwon dengar lagu lingsir wengi
    pernah gak sengaja putar lagu itu tengah malam, katanya sih itu lagu pemanggil makhluk halus. Awalnya sih serem tapi lantunan nyindennya enak juga. Alhamdulillah tidak ada efek sampingnya sih, dan berhubung keluarga saya adalah dari tanah jawa, ternyata lantunan lingsir wengi itu adalah sebuah doa tidak tau apalah mknanya, mungkin hanya yang paham aksara jawa dulu yang bisa mengerti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin bakalan ada efeknya kalau benar-benar percaya tentang mitos malam jum'at kliwon.

      Hapus
  4. *merinding*
    Jadi ingat waktu di kostan dulu. Kata temen yg bisa lihat, di kamarku juga ada yang suka duduk di atas lemari pakaian, ungkang-ungkang kaki. Kalau aku tidur 'dia' turun. jadinya erep-erep atau kalau orang jawa bilang 'ketindihan'. Tapi aku cuek. hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... ternyata pernah ngalamin juga ya ketika nge-kost. Kalau ketindihan, saya sendiri sering kalau lagi tidur.

      Hapus
  5. Eh, jangan sembarangan sama lagu lingsir wengi. Orang orang zaman sekarang taunya cuma lagu pemanggil setan. Padahah tuh lagu dibuat oleh sunan kalijaga untuk ketenangan hati dan pikiran....

    Btw, keluarga gue kalau setiap malam jumat yasinan sehabis maghrib. Hihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh... tuh lagu di buat oleh sunan kalijaga dengan tujuan untuk mendapatkan ketenangan jiwa, hati dan pikiran.

      Bagus tuh kalau ngadain yasinan, daripada malam jum'at pada keluyuran gak ngapa-ngapain dan di ikuti oleh makhluk astral.

      Hapus
    2. sama ama si wahyu...lingsir wengi sering juga diputer pas acara kawinan kok...
      dan jumat itu biasanya emang buat yasinan hehhe

      Hapus
    3. Gitu ya, tuh lagu di putar juga pas acara nikahan.

      Hapus
    4. Tapi emang lagunya kalau dinyanyiin bener bener penuh penjiwaan (sinden), spooky juga. Hahaha...

      Merinding gimana gitu :))

      Hapus
    5. Enak tuh kalau yang bawain lagunya seorang sinden. Jadinya lembut dan seperti yang mas Wahyu bilang "benar-benar penuh penjiwaan". Yang pastinya bakalan buat suasana hati menjadi tenteram dan adem.

      Gak apa-apa, sesekali merinding. hehehe....

      Hapus
  6. malam jumat itu, malam yang ditunggu muda mudi , mas. yang sudah suami istri hehehehhe.
    hemm. jadi ingat acara uka uka kalau tiap malam jumat mas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehehe.... malam sunnah rasul ya.

      Hapus
  7. Untungnya sampai sekarang masih belum dihantui misteri malam jumat kliwon nih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Takut ya mas sama misteri Misteri Jum'at Kliwon.

      Hapus
  8. yang di mekassar percaya juga ya ama penanggalan jawa
    aku aja yang orang jawa ga ngerti huahuahuaa #orang jawa macam apa aku ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gak semuanya percaya kok. Hanya segelintir orang aja yang masih percaya mitos tersebut.
      Hahaha.... sama, aku sendiri yang punya keluarga di jawa juga gak ngerti kaya gituan.

      Hapus
  9. Ih takuuuut.. Jadi merindings :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe.... Ngumpat aja mba Beby kalau takut.

      Hapus
  10. malam jumat bagi org jawa adalah malam para leluhur mendatangi anak cucunya,apalagi kliwon yg artinya kasih sayang.
    jadi jika mlm jumat kliwon datang beri bunga melati dan wedang kopi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hhhmmm... gitu ya mas arti yang sebenarnya. Tapi kok kebanyakan di artikan sedikit horor ya.

      Hapus
  11. Kalau malam Jumat saya nggak pernah memperhatikan itu malam Jumat apa :D Kalender yang saya pakai ga ada ket kliwon, legi dsbnya he he. Tapi yah memang pas kecil dulu kadang ada kerabat yang suka nakut-nakuti hi hi. Malam lain yang sering dianggap punya hawa mistis adalah malam 1 Suro, bahkan ada yang percaya jgn menikah di bulan Suro. Padahal di kalender Islam kan 1 Muharram tahun baru Islam & bulan Muharram juga bulan baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe....kepercayaan yang kadang salah arah dan juga karena pengaruh budaya yang sudah dibiasakan sejak kecil. Contohnya seperti kisah-kisah mistis, yang pada akhirnya terbawa-bawa sampai usia dewasa.

      Hapus
  12. Mas yang bikin aku merinding bukan malam jumata atau kesurupannya kwkkwkw tapi cara mas nulis bikin aku deg deg an kirain mau ada apaaaaaa gt.... Eh endingnya gt xkxkxkxk jd geli..... Hmmmm kalau dlu semasa aku di pondok pesantren teman2ku buanyaaak yg sering kesurupan..... Tapi alhamdulillah aku gak pernah.... Krn aku ingat pesan almarhum bapakku.... Hati jangan di biarkan kosong.... Terus dzikir ingat allah.... Dan entah mengapa tanpa dzikir yg harus memegang tasbih setiap melakukan apapun aku mengingat allah.... Caranya cm selalu baca sholawat dalam hati..... Jd tdk memberi kesempatan atau ruang kosong pada jin dan sejenisnya utk merasuki diri kita..... Hehehe jd curcoool.... Lg jalan di dlm hati sholawat... Lg naik motor dlm hati sholawat.... Lg masak dlm hati sholawat..... Kalau sudah biasa jd seperti nafas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... masih pemula mbak dalam dunia menulis, jadinya saat nulis ikutin aja apa yang ada dalam pikiran mumpung lagi mengalir begitu saja.

      Hapus
  13. Mas yang bikin aku merinding bukan malam jumata atau kesurupannya kwkkwkw tapi cara mas nulis bikin aku deg deg an kirain mau ada apaaaaaa gt.... Eh endingnya gt xkxkxkxk jd geli..... Hmmmm kalau dlu semasa aku di pondok pesantren teman2ku buanyaaak yg sering kesurupan..... Tapi alhamdulillah aku gak pernah.... Krn aku ingat pesan almarhum bapakku.... Hati jangan di biarkan kosong.... Terus dzikir ingat allah.... Dan entah mengapa tanpa dzikir yg harus memegang tasbih setiap melakukan apapun aku mengingat allah.... Caranya cm selalu baca sholawat dalam hati..... Jd tdk memberi kesempatan atau ruang kosong pada jin dan sejenisnya utk merasuki diri kita..... Hehehe jd curcoool.... Lg jalan di dlm hati sholawat... Lg naik motor dlm hati sholawat.... Lg masak dlm hati sholawat..... Kalau sudah biasa jd seperti nafas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Caranya mbak Farichatul Jannah mengisi kekosongan waktu bagus juga. Selain mendapat pahala, juga tidak membiarkan jin dan syaitan untuk masuk mengganggu diri mbak.

      Setidaknya lewat aktivitas zikir dan shalawat tersebut, kesempatan buat jin dan syaitan semakin sempit untuk mengganggu atau merasuki jiwa yang sedang kosong.

      Hapus
  14. Sebenarnya aku juga tak percaya dengan malam jumat kliwon. Tp pengalaman di kostn membuatku merinding disco :) . Suatu ketika aku berdua sama teman dikostn kebetulan malam jumat. Tp gk tau kliwon atau apalah. Pokoke mlm jmat. Teman2 yg lain pada mudik. Malampun semakin larut. Hujan gerimis datang dan suara langkah kaki semakin keras. Pintu kamar kost ku buka tapi gk ada orang. Langsung bobo berdua pake sekinut ihh seramnya haaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe... pernah juga ngalamin gak taunya.

      Hapus
  15. Balasan
    1. Siip... nanti aku kunjungi blognya.
      Terima untuk masukannya.

      Hapus
  16. Balasan
    1. Siip... Terima kasih untuk kunjungannya.

      Hapus
  17. Mitos yang yang terus dikuatkan dari zaman ke zaman ya. :) Padahal, makhluk-makhluk itu nggak perlu nunggu malam--lebih khusus lagi malam Jumat Kliwon--buat mengganggu manusia. Pengalaman membuktikan begitu, sih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar juga sih, tapi karena mitos jadinya yang terkenal malah malam jumat kliwon aja.

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...